Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

19 Perusahaan Sekuritas Ditunjuk Jadi Penampung Dana Tax Amnesty

Sebanyak 19 perusahaan sekuritas dan 18 manajer investasi telah ditunjuk untuk mendistribusikan dana pengampunan pajak di pasar saham Indonesia.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 18 Juli 2016  |  10:28 WIB
19 Perusahaan Sekuritas Ditunjuk Jadi Penampung Dana Tax Amnesty
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Sebanyak 19 perusahaan sekuritas dan 18 manajer investasi telah ditunjuk untuk mendistribusikan dana pengampunan pajak di pasar saham Indonesia.

Nama-nama perusahaan sekuritas dan manajer investasi yang sudah ditunjuk akan diberitahukan kemudian. Nicky Hogan, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, mengatakan dari perusahaan sekuritas yang ditunjuk, empat di antaranya merupakan anak usaha badan usaha milik negara (BUMN). Mereka adalah Danareksa Sekuritas, Bahana Securities, Mandiri Sekuritas, dan BNI Securities.

"Ada beberapa kriteria dalam menentukan siapa perusahaan sekuritas dan manajer investasi yang ditunjuk," ucap Nicky, Senin (18/7/2016).

Kriteria untuk perusahaan sekuritas antara lain memiliki modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) minimal Rp75 miliar, mencatatkan kinerja keuangan yang positif terutama dari sisi laba, dan tidak pernah dikenai suspensi. Sementara itu, kriteria untuk manajer investasi yakni besaran dana kelolaan.

Dana pengampunan pajak yang masuk ke rekening dana nasabah (RDN) akan dibekukan (lock-up) selama tiga tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia manajer investasi perusahaan sekuritas nicky hogan
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top