Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA AS: S&P 500 Dekati Level Penutupan Tertinggi

Indeks Standard & Poors 500 menguat 0,1% ke level 2.112,13 pada penutupan perdagangan Selasa (7/6/2016), mendekati level penutupan tertinggi sepanjang waktu. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 17,95 poin atau 0,1% ke level 17.938,28, setelah sempat menyentuh level 18.000 hari ini.
Bursa AS/Reuters
Bursa AS/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat menguat, didorong oleh penguatan saham sektor energi dan maskapai penerbangan.

Indeks Standard & Poor’s 500 menguat 0,1% ke level 2.112,13 pada penutupan perdagangan Selasa (7/6/2016), mendekati level penutupan tertinggi sepanjang waktu. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 17,95 poin atau 0,1% ke level 17.938,28, setelah sempat menyentuh level 18.000 hari ini.

Gina Martin Adams dari Wells Fargo Securities LLC mengatakan level penutupan bursa AS ini cukup fenomenal jika dilihat dari perspektif global.

"Namun, saat kita lihat ke depan, bursa masih mencari sentimen pertumbuhan berikutnya. Mungkin penurunan telah berlalu, tetapi dari mana pertumbuhan akan datang? Akibatnya bursa bergerak sideways dengan toleransi risiko yang sangat terbatas," katanya seperti dikutip dari Bloomberg.

Indeks menguat pada perdagangan sebelumnya setelah Gubernur Federal Reserve Janet Yellen mengatakan ekonomi sedang bergerak maju meskipun pertumbuhan lapangan pekerjaan lebih kecil dari perkiraan.

Investor saat ini memangkas perkiraan kenaikan suku bunga acuan AS setelah laporan tenaga kerja yang mengecewakan minggu lalu. Probabilitas kenaikian pada bulan Juni hampir nol, sedangkan probabilitas untuk Juli turun menjadi sekitar 20% dari 53% minggu lalu.

Sektor energi membukukan kenaikan terbesar ke level tertinggi sejak November, didorong oleh penguatan harga minyak mentah sebelum rilis data pemerintah AS yang diperkirakan akan menunjukkan stok minyak mentah turun.

LDR Holding Corp melonjak 64% setelah Zimmer Biomet Holdings Inc setuju untuk mengakuisisi perusahaan perangkat medis ini senilai sekitar US$1 miliar dalam bentuk tunai untuk pengembangan teknologi bedah untuk pasien dengan gangguan tulang belakang. Saham Zimmer turun 1,7%.

Sementara itu, saham perbankan merosot, didorong oleh saham Goldman Sachs Group Inc yang menjadi salah satu top losers di indeks Dow Jones.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Saeno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper