Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINERJA SMSM: Laba Selamat Sempurna Kuartal I/2016 Naik 23,35%

Produsen komponen otomotif PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mencetak kenaikan laba bersih 23,35% sepanjang tiga bulan pertama tahun ini.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 13 Mei 2016  |  14:10 WIB
Selamat Sempurna mencetak kenaikan laba bersih 23,35%  - ILUSTRASI
Selamat Sempurna mencetak kenaikan laba bersih 23,35% - ILUSTRASI

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen komponen otomotif PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mencetak kenaikan laba bersih 23,35% sepanjang tiga bulan pertama tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I/2016, Laba yang dapat diatribusikan ke entitas induk tercatat Rp91,68 miliar, naik dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu Rp74,33 miliar.

Kenaikan laba tersebut terjadi seiring naiknya penjualan dan turunnya sejumlah beban. Selain itu, juga terjadi seiring kenaikan pendapatan lainnya.

Pendapatan usaha perseroan tercatat naik tipis 4,19% menjadi Rp621,98 miliar dari Rp596,91 miliar. Sementara itu, beban pokok pendapatan justru turun 0,05% menjadi Rp430,65 miliar.

Akibatnya, jumlah laba kotor perseroan naik 15,23% menjadi Rp191,33 miliar dari Rp166,03 miliar.

Beban penjualan naik 30,95% menjadi Rp39,07 miliar, beban administrasi naik 37,03% menjadi Rp33,31 miliar. Namun beban keuangan perseroan tercatat turun 23,53% menjadi Rp5,11 miliar dan beban atas laba entitas asosiasi berkurang 40,31% menjadi Rp234 miliar.

Di sisi lain, pendapatan lainnya perseroan melonjak 63,43% menjadi Rp22,92 miliar, sedangkan beban lainnya menyusut 47,15% menjadi Rp8,74 miliar.

Per Maret 2016, Selamat Sempurna juga tidak lagi mencatatkan kerugian lainnya yang tercatat per Maret 2016 sebesar Rp744 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kinerja emiten selamat sempurna
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top