Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA JEPANG 11 APRIL: Yen Masih Kuat, Topix & Nikkei 225 Ditutup Melemah

Indeks Topix ditutup melemah 0,61% ke level 1.279,79, setelah dibuka pada level 1.281,64. Sementara itu, indeks Nikkei 225 juga ditutup melemah 0,44% ke posisi 15.751,13.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 11 April 2016  |  14:11 WIB
BURSA JEPANG 11 APRIL: Yen Masih Kuat, Topix & Nikkei 225 Ditutup Melemah
/Jibiphoto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Jepang ditutup menguat pada perdagangan Senin (8114/2016) menyusul kembali menguatnya mata uang yen terhadap dolar AS.

Selain itu, data yang menunjukkan penurunan produksi permesinan juga turun membebani indeks.

Indeks Topix ditutup melemah 0,61% ke level 1.279,79, setelah dibuka pada level 1.281,64. Sementara itu, indeks Nikkei 225 juga ditutup melemah 0,44% ke posisi 15.751,13.

Nilai tukar yen berada pada posisi 107,88 yen per dolar AS, yang merupakan level tertinggi sejak Oktober 2014. Sementara itu data produksi mesin inti pada Senin menunjukkan penurunan sebesar 9,2% pada Februari.

Kepala analis Daiwa SB Investments Ltd. Soichiro Monji mengatakan bursa  saat ini hanya mengikuti pergerakan yen.

“Banyak pandangan ekstrim menyatakan bursa saham Jepang akan sangat lemah saat yen menguat,” kata Soichiro kepada Bloomberg seperti yang dikutip Bisnis.com, Senin (11/4/2016).

Produsen mobil menjadi pendorong utama pelemahan index Topis karena menguatnya yen membebani proyeksi pendapatan ekspor. Mazda Motor Corp melemah 2%, sedangkan Suzuki Motor Corp. turun 2,3%.

Sementara itu, Olympus Corp. mengalami penurunan terdalam pada indeks Nikkei 225 sebesar 3,9%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indeks nikkei 225 indeks jepang topix
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top