Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDEKS SYARIAH 28 MARET: JII Turun 1,09%, Saham Astra dan Unilever Penekan Utama

Jakarta Islamic Indeks (JII) ditutup melemah 1,09% pada penutupan perdagangan Senin (28/3/2016) sejalan dengan IHSG yang juga ditutup melemah.
Atiqa Hanum
Atiqa Hanum - Bisnis.com 28 Maret 2016  |  17:15 WIB
Beraktivitas di pasar modal. - JIBI/Abdullah Azzam
Beraktivitas di pasar modal. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA– Jakarta Islamic Indeks (JII) ditutup melemah 1,09% pada penutupan perdagangan Senin (28/3/2016) sejalan dengan IHSG yang juga ditutup melemah.

JII turun 7,11 poin atau 1,09% ke level 646,07 dan bergerak dikisaran 643,57—651,29. Sebelumnya, JII juga melemah 0,42% di level 650,44 pada pembukaan pagi tadi.

Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, hanya 6 saham syariah yang menguat, 23 saham syariah melemah dan 1 saham syariah stagnan.

Penurunan saham Astra dan Unilever paling menekan JII dengan pelemahan masing-masing 2,03% dan 1,18%. Sedangkan, PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) menahan JII dengan penguatan mencapai 4,52%.

IHSG ditutup melemah 1,11% atau 53,46 poin ke level 4.73,63 setelah menurun 0,37% atau 17,90 poin di level 4.809,18 pada pembukaan pagi tadi. IHSG terus bergerak dikisaran 4.757,80-4.813,92.

 

Saham-saham syariah yang menekan indeks JII hari ini:

Kode

(%)

ASII

-2,03

UNVR

-1,18

INTP

-2,16

TLKM

-0,45

 

Saham-saham syariah yang mendorong indeks JII hari ini:

Kode

(%)

LSIP

+4,52

ITMG

+2,68

MPPA

+1,86

ADRO

+0,76

Sumber: Bloomberg


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta Islamic Index JII indeks syariah
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top