Dyandra Media International (DYAN) Bidik Pendapatan Rp1 Triliun Tahun Ini

PT Dyandra Media International Tbk. (DYAN) membidik pendapatan sebesar Rp1,06 triliun pada tahun ini, yang ditopang pemulihan di bisnis penyelenggaraan acara dan intensifikasi bisnis hotel.
Rivki Maulana | 02 Maret 2016 10:26 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PT Dyandra Media International Tbk. (DYAN) membidik pendapatan sebesar Rp1,06 triliun pada tahun ini, yang ditopang pemulihan di bisnis penyelenggaraan acara dan intensifikasi bisnis hotel.

Daswar Marpaung, Corporate Secretary Dyandra, mengatakan laju pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tahun ini diharapkan membuat industri jasa konvensi menggeliat. Alhasil, pendapatan perseroan diestimasi mengalami lonjakan.

"Tahun ini jauh lebih baik dari tahun lalu, kami harapkan ruang konvensi dan budget promosi akan naik tahun ini," jelasnya kepada Bisnis.com, Selasa (1/3/2016).

Sebagaimana diketahui, tahun lalu pertumbuhan ekonomi tercatat 4,78%, level terendah sejak 2009. Bisnis penyelenggaraan acara atau event organizer (EO) pun terkena imbas karena korporasi mengencangkan ikat pinggang dengan memangkas biaya promosi.

Sebagai gambaran, per kuartal III 2015, pendapatan Dyandra dari bisnis penyelenggaraan acara turun 40,2% menjadi Rp289,7 miliar. Secara keseluruhan, pendapatan Dyandra per September 2015 turun 21% menjadi Rp514 miliar.

Penurunan pendapatan menjadi salah satu kontributor terhadap kerugian Dyandra yang mencapai Rp82 miliar per kuartal III 2015. Tahun ini, pertumbuhan pendapatan pendapatan diharapkan bisa membuat Dyandra mencetak laba bersih Rp47 miliar.

Berdasarkan segmen bisnis, Daswar menyebut, lini bisnis penyelenggaraan acara masih akan menjadi tumpuan dengan target pendapatan Rp703,49 miliar atau 66% dari target total pendapatan. Di samping itu, Dyandra juga memproyeksi pendapatan dari sewa ruang konvensi menapai Rp150 miliar.

Di bisnis hotel, Daswar menyebut perusahaan yang terafiliasi dengan Grup Kompas itu akan menggenjot portofolio hotel yang sudah ada dengan target pendapatan hingga Rp77,6 miliar.

"Tahun ini kita tidak ada rencana bangun hotel sementara waktu," tukasnya.

Hingga tahun lalu, Dyandra mengoperasikan sepuluh hotel, terdiri dari enam hotel Amaris dan empat hotel Santika.

Sumber : Harian Bisnis Indonesia, Rabu (2/3/2016)

Tag : dyandra, dyandra media international
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top