Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bursa Suspensi 4 Emiten dan Beri Sanksi 1 Emiten

BEI melanjutkan suspensi empat perusahaan danbmengenakan denda sebesar Rp50 juta kepada satu emiten karena terlambat menyerahkan laporan keuangan per September 2015
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 02 Februari 2016  |  02:06 WIB
Bursa Efek Indonesia  - JIBI/Dwi Prasetya
Bursa Efek Indonesia - JIBI/Dwi Prasetya
Bisnis.com, JAKARTA -- Bursa Efek Indonesia melanjutkan suspensi empat saham dan mengenakan denda Rp50 juta kepada satu emiten karena terlambat menyampaikan laporan keuangan per September 2015. 
 
Lima perusahaan tercatat itu yakni PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk. (BORN), PT Berau Coal Energy Tbk. (BRAU), PT Permata Prima Sakti Tbk. (TKGA), PT Inovisi Infracom Tbk. (INVS). dan PT Buana Listya Tama Tbk. (BULL). 
 
BORN, BRAU, TKGA, dan INVS masing-masing belum menyampaikan laporan keuangan interim 30 September 2015 (tidak diaudit) dan belum membayar denda. Saham BORN disuspensi di pasar reguler dan pasar tunai sejak 30 Juni 2015, saham BRAU disuspensi di seluruh pasar sejk 4 Mei 2015, dan TKGA disuspensi di seluruh pasar sejak 30 Juni 2015.
 
Adapun, INVS disuspensi di seluruh pasar sejak 12 Februari 2015.
 
Sementara itu, berdasarkan keterbukaan informasi pada Senin, (1/2/2016), BULL belum menyampaikan laporan keuangan interim 30 September 2015 (audit). Sahamnya aktif diperdagangkan di seluruh pasar. 
 
Karena terlambat, BRAU, BORN, INVS, dan TKGA terus disuspensi perdagangan sahamnya, sedangkan BULL, dikenakan sanksi peringatan tertulis II dan denda sebesar Rp50 juta. 
Batas waktu penyampaian laporan keuangan interim yang berakhir per 30 September 2015 yang diaudit oleh akuntan publik yakni 4 Januari 2016.    
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia bull tkga born brau invs
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top