Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA EROPA 18 Januari: Indeks STOXX Teruskan Pelemahan, Dipimpin Sektor Perbankan

Indeks Stoxx 600 ditutup melemah 0,36% atau 1,2 poin ke level 328,64. STOXX jatuh ke level terendah sejak Desember 2014 dan kini telah merosot selama 3 hari berturut-turut.
Suasana di lantai bursa Eropa.
Suasana di lantai bursa Eropa.

Bisnis.com, JAKARTA—Indeks bursa Eropa kembali ditutup melemah. Gejolak di pasar finansial memicu kecemasan pasar atas daya tahan sektor perbankan yang memimpin pelemahan STOXX 600.

Indeks Stoxx 600 ditutup melemah 0,36% atau 1,2 poin ke level 328,64. STOXX jatuh ke level terendah sejak Desember 2014 dan kini telah merosot selama 3 hari berturut-turut.

Penurunan tajam sejak awal tahun membuat STOXX 600 20% lebih rendah dari level tertinggi historis indeks yang terjadi pada April atau berada di bear market.

Indeks 600 saham di bursa Eropa tersebut kini ada di level sebelum European Central Bank mengguilrkan kebijakan monetary easing. Kecemasan atas pertumbuhan global dan kelesuan harga minyak masih mendominasi sentimen perdagangan di pasar saham.

Indeks sektor perbankan memimpin pelemahan STOXX. Bank Italia yaitu Banca Monte die Paschi di Siean SpA dan Banca Popolare dell’Emilia Romagna SC dari yang menanggung beban kredit macet tinggi anjlok lebih dari 8,5%.

Indeks FTSE MIB Italia, indeks PSI 20 Portugal dan indeks ASE Yunani jatuh lebih dari 2,5%, sedangkan indeks bursa saham Perancis dan Jerman turun kurang dari 0,5%. ()

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper