Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BURSA JEPANG 8 Oktober: Pesanan Mesin Turun, Nikkei dan Topix Akhiri Reli 7 Hari

Indeks Nikkei 225 ditutup melemah 0,99% atau 181,81 poin ke level 18.141,17, sedangkan Tokyo Stock Price Index (Topix) ditutup turun 0,79% ke level 1.481,40.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 08 Oktober 2015  |  14:11 WIB
BURSA JEPANG 8 Oktober: Pesanan Mesin Turun, Nikkei dan Topix Akhiri Reli 7 Hari
Seorang karyawan di Tokyo Stock Exchange (TSE). - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks bursa Jepang mengakhiri reli 7 hari pada Kamis (8/10/2015) setelah rilis data yang menunjukkan order mesin ke Negeri Sakura merosot.

Indeks Nikkei 225 ditutup melemah 0,99% atau 181,81 poin ke level 18.141,17, sedangkan Tokyo Stock Price Index (Topix) ditutup turun 0,79% ke level 1.481,40.

Nikkei 225 untuk pertama kalinya ditutup melemah sejak rilis data tenaga kerja AS dan telah menanjak 8,22% dalam reli 6 hari.

Pesanan mesin dari Jepang untuk pertama kalinya merosot pada 2015. Pabrik-pabrik di seluruh dunia memesan 3,5% lebih sedikit mesin pada Agustus 2015 dibandingkan Agustus 2014.

Saham-saham perusahaan penerbangan anggota indeks Topix turun paling tajam setelah minyak Brent bertahan di atas harga US$50/barel. Japan Airlines merosot  3,93%, sedangkan ANA Holdings turun 2,73%.

 

Pergerakan Indeks Nikkei 225

 

Tanggal

Level

Perubahan

8/10/2015

18.141,17

-0,99%

7/10/2015

18.322,98

+0,75%

6/10/2015

18.186,10

+1,00%

5/10/2015

18.005,49

+1,58%

2/10/2015

17.725,13

+0,02%

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nikkei 225
Editor : Gita Arwana Cakti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top