Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

DOLAR AS: Kekuatan Dolar Diuji Data Tenaga Kerja

Indeks dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi ini, Jumat (2/10/2015) kembali melemah. Indeks dolar AS seperti dikutip dari Bloomberg, pada perdagangan hari ini, Jumat (2/10/2015) dibuka melemah 0,06% ke 96,127. Pada Kamis, indeks dolar ditutup melemah 0,17% ke 96,185
Indeks dolar AS melemah/JIBI-Abdullah Azzam
Indeks dolar AS melemah/JIBI-Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi ini, Jumat (2/10/2015) kembali melemah.

Indeks dolar AS seperti dikutip dari Bloomberg, pada perdagangan hari ini, Jumat (2/10/2015) dibuka melemah 0,06% ke 96,127.  Pada Kamis, indeks dolar ditutup melemah 0,17% ke 96,185.

Pada pk. 07:00 WIB, indeks yang menjadi tolok ukur kekuatan dolar AS terhadap 10 mata uang utama tersebut jadi melemah 0,07% ke 96,121, dan bergerak di kisaran 96,094 96,140.

Kekuatan dolar sedang diuji, saat investor menunggu laporan data tenaga kerja September yang akan dirilis Jumat atau Sabtu pagi WIB.

Pasar juga menyoroti pesanan produk yang tertekan dari manufaktur China pada September, menyebabkan indeks pabrik turun ke level terendah sejak Mei 2013.

Dikemukakan jika penambahan tenaga kerja AS tertekan, berpotensi mengurangi keinginan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan 28 Oktober 2015.

"Sepertinya pasar hanya menunggu data yang akan mengkonfirmasi sikap Fed yang dovish," kata Steven Englander, Kepala Global Valuta Asing Citigroup seperti dikutip Bloomberg, Jumat (2/10/2015).

The Bloomberg Dollar Spot Index mengemukakan selama September, indeks tercatat menguat 0,6% atau 2,8% selama kuartal ketiga. 

 

Posisi indeks dolar AS

 

 

Pk.07:00 WIB

(2 Oktober)

 96,121

(-0,07%)

Buka

(2 Oktober)

96,127

(-0,06%)

 1 Oktoberber

 96,185

(-0,17%)

 

 

 

 

 

 

Sumber: US Dollar Index Spot Rate, 2015

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper