Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jadi Komisaris BEI, Ini 2 Strategi Garibaldi Thohir Majukan Bursa

Setelah diangkat sebagai komisaris Bursa Efek Indonesia mulai hari ini, Garibaldi Thohir punya dua strategi untuk memajukan pasar saham Indonesia.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 10 Juni 2015  |  14:06 WIB
Garibaldi Thohir diangkat menjadi Komisaris BEI - Antara
Garibaldi Thohir diangkat menjadi Komisaris BEI - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah diangkat sebagai komisaris Bursa Efek Indonesia mulai hari ini, Garibaldi Thohir punya dua strategi untuk memajukan pasar saham Indonesia.

Pertama, meningkatkan jumlah emiten. Hingga saat ini terdapat 510 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). Garibaldi mengatakan BEI harus menjemput bola alias mendatangi perusahaan untuk diajak melantai ke bursa.

Dari sisi perusahaan, korporasi diminta untuk memiliki kesadaran melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/ IPO) saham di BEI. Garibaldi bercerita beberapa kali dia didatangi direksi bursa Singapura dan bursa Australia, diajak melantai di bursa dua negara itu.

“Ironis bila perusahaan kita malah tercatat di bursa negara lain, tapi bukan di negara sendiri. Saya ingin BEI bisa menjemput bola, mendatangi langsung perusahaan untuk menjadi perusahaan terbuka di negeri sendiri,” tutur Garibaldi, Rabu, (10/6/2015).

Strategi kedua yakni menambah jumlah investor domestik. Menurut Garibaldi, jumlah investor domestik Indonesia masih sangat kecil dibandingkan dengan populasi Indonesia. Saat ini jumlah investor domestik sekitar 500.000, sedangkan populasi Indonesia sekira 250 juta.

“Dua strategi ini akan saya diskusikan dengan dewan komisaris, baru kami bicarakan dengan direksi baru BEI,” ucap Garibaldi.  


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia garibaldi thohir
Editor : Gita Arwana Cakti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top