Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA JEPANG 20 April: Aturan Short Sell di China Tekan Nikkei dan Topix

Indeks Nikkei 225 hari ini ditutup turun tipis 0,09% ke angka 19.634,49. Nikkei bergerak fluktuatif pada kisaran 19.744,2319.725,86 setelah dibuka anjlok 0,77% ke level 19.501,00.
Bursa Jepang/Reuters
Bursa Jepang/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA— Saham di bursa Jepang bergerak fluktuatif pada Senin (20/4/2015) terpengaruh sentimen dari China.

Indeks Nikkei 225 hari ini ditutup turun tipis 0,09% ke angka 19.634,49. Nikkei bergerak fluktuatif pada kisaran 19.744,23—19.725,86 setelah dibuka anjlok 0,77% ke level 19.501,00.

Dari 225 saham yang tergabung dalam Nikkei 225, sebanyak 63 saham naik, 158 saham turun, dan 4 saham stagnan.

Tokyo Stock Price Index merosot 0,38% ke level 1.582,68 pada penutupan setelah dibuka turun 0,87% ke level 1.574,90.

Tetsuo Seshimo dari Saison Asset Mangement mengatakan ada dua faktor dari China yang berpengaruh berlawanan pada pergerakan di bursa Jepang.

Keputusan People Bank of China menurunkan giro wajib minimal sebesar 1% berpengaruh positif, sedangkan pengetatan aturan short selling di bursa China berpengaruh negatif.

“Reaksi awal dari pengumuman aturan short selling adalh jual, kami melihat itu terjadi di pasar global. Sebaliknya, tidak ada perubahan fundamental di pasar global dari dukungan pelonggaram moneter kepada pasar China,” kata Seshimo kepada Bloomberg.

Penekan utama pergerakan TOPIX adalah pelemahan saham Mitsubishi Estate  yang turun 2,81%, diikuti oleh dua perusahaan otomotif terbesar Jepang Toyota Motor dan Honda Motor yang masing-masing merosot 0,42% dan 1,19%.

 

Pergerakan Indeks Nikkei 225

Tanggal

Level

Perubahan

20/4/2015

19.634,49

-0,09%

17/4/2015

19.652,88

-1,17%

16/4/2015

19.885,77

+0,08%

15/4/2015

19.869,76

-0,20%

14/4/2015

19.908,68

+0,02%

sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper