Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

INDEKS BEI 9 Maret: Sektor Properti Makin Loyo, IHSG Terkoreksi Signifikan

IHSG hari ini berakhir anjlok 1,27% ke level 5.444,63. Indeks terus tertekan dan sempat jatuh hingga 1,63% ke level 5.424,95 setelah dibuka turun 0,56% ke level 5.483,86.
Ilustrasi/JIBI-Abdullah Azzam
Ilustrasi/JIBI-Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA—IHSG terkoreksi signfikan pada penutupan Senin (9/3/2015). Indeks sektor properti kembali anjlok, melanjutkan tren pelemahan yang kini telah berlangsung 6 hari.

IHSG hari ini berakhir anjlok 1,27% ke level 5.444,63. Indeks terus tertekan dan sempat jatuh hingga 1,63% ke level 5.424,95 setelah dibuka turun 0,56% ke level 5.483,86.

Dari 507 saham yang terdaftar di Bloomberg, 56 saham naik, 243 bergerak turun, dan 208 stagnan.

Sebanyak 1 sektor menguat dan 8 sektor merosot dari 9 sektor yang terdaftar di Bloomberg. Satu-satunya indeks sektoral yang menguat adalah sektor pertanian dengan kenaikan 0,65%.

Saham-saham sektor properti hari ini anjlok 2,28%, meneruskan tren pelemahan sepanjang pekan lalu. Dalam 6 hari terakhir indeks properti telah merosot 5,99%.

Selain sektor properti, 6 indeks sektoral lain merosot di atas 1%. Pelemahan paling tajam berikutnya terjadi pada sektor perdagangan/jasa yang turun 1,57% dan sektor finansial yang turun 1,37%.

Indeks Bisnis27 turun 1,55% pada akhir perdagangan ke level 479,13. Adapun nilai tukar rupiah di Bloomberg Dollar Index turun 0,58% ke Rp13.051 per dolar AS.

 

Saham-saham yang melemah pada penutupan:

BBCA

-2,74%

BMRI

-2,48%

ASII

-1,55%

UNTR

-5,17%

 

 

Saham-saham yang menguat pada penutupan:

SILO

+4,58%

PNBN

+0,91%

SMAR

+1,14%

PALM

+4,55%

 

Sumber: Bloomberg

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Saeno

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro