Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aturan Penjualan Samurai Bonds Terbit

Payung hukum penjualan surat utang negara berdenominasi yen alias samurai bonds di pasar perdana diterbitkan. Berbeda dengan aturan sebelumnya, beleid baru mengakomodir penjualan dengan metode private placement atas inisiatif dari anggota panel.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 03 Januari 2015  |  20:03 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Payung hukum penjualan surat utang negara berdenominasi yen alias samurai bonds di pasar perdana diterbitkan. Berbeda dengan aturan sebelumnya, beleid baru mengakomodir penjualan dengan metode private placement atas inisiatif dari anggota panel.

Sebelumnya dalam Peraturan Menteri Keuangan No 41/PMK.08/2012 tentang Penjualan Surat Utang Negara Di Pasar Perdana Dalam Denominasi Yen Di Jepang, metode itu belum diatur.

PMK No 238/PMK.08/2014 yang ditandatangani Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, 22 Desember 2014, mengatur private placement, panel calon agen penjual, hingga mekanismenya. 

Private placement adalah kegiatan penjualan SUN dalam denominasi yen kepada investor tertentu melalui agen penjual dengan ketentuan dan persyaratan (terms and conditions) sesuai dengan kesepakatan. 

Agen penjual ini merupakan investment bank yang ditunjuk dari panel untuk melaksanakan penjualan SUN dalam denominasi yen. Adapun investment bank harus  memperoleh izin dari otoritas pasar modal/lembaga keuangan dan dapat melakukan kegiatan sebagai penjamin emisi efek, perantara pedagang efek, dan/atau manajer investasi di Jepang. 

Peraturan tersebut mengatur agen penjual ditunjuk dari panel melalui penunjukan langsung atau seleksi. Panel adalah beberapa investment bank yang lulus seleksi untuk kegiatan penjualan SUN dalam denominasi yen.

Penunjukan agen penjual secara langsung dilakukan dalam hal inisiatif penjualan SUN dalam denominasi yen berasal dari anggota panel. 

Penunjukan agen penjual melalui seleksi sebagaimana dilakukan dalam hal inisiatif penjualan SUN dalam denominasi yen berasal dari pemerintah.

Pemerintah memastikan akan kembali menerbitkan samurai bonds tahun depan. Berbeda dengan penerbitan sebelumnya, kali ini pemerintah mengeluarkan dua jenis samurai bonds, yakni yang dijamin dan yang tidak dijamin oleh Japan Bank for International Cooperation (JBIC) dengan komposisi 80% dan 20%.

Seperti diketahui, sejak debut samurai bonds pada 2009 hingga terakhir kali terbit pada 2012, JBIC menjadi penjamin risiko agar investor Jepang mau berinvestasi dalam SUN berdenominasi yen itu.

Kali terakhir melelang samurai bonds bertenor 10 tahun, pemerintah memenangkan 60 miliar yen atau sekitar US$750 juta dengan kupon 1,13%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

samurai bonds
Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top