Tambah Kapasitas Mesin, Suparma (SPMA) Siapkan US$25 Juta

Produsen kertas dan tisu, PT Suparma Tbk (SPMA), menambah kapasitas mesin produksi tisu menjadi 25.000 metrik ton (MT) per tahun.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 26 November 2014  |  19:06 WIB

Bisnis.com, SURABAYA – Produsen kertas dan tisu, PT Suparma Tbk (SPMA), menambah kapasitas mesin produksi tisu menjadi 25.000 metrik ton (MT) per tahun.

Direktur Suparma Hendro Luhur mengatakan penambahan kapasitas pada mesin ke-9 tersebut saat ini sudah dalam tahap persiapan setting dan pemasangan komponen yang mencapai 80%. Rencananya, mesin baru itu akan beroperasi pada kuartal II/2015.

Perseroan juga sudah menyiapkan investasi US$25 juta untuk penambahan kapasitas mesin tersebut. Adapun dananya akan kombinasi dari internal dan kredit bank.

"Dengan menambah mesin, kami berharap kontribusi penjualan dari jenis tisu meningkat dari komposisi sekarang 15%. Selama ini komposisi terbanyak adalah produk kertas duplek yakni 50% dan kertas laminating 35%," katanya dalam paparan publik dan ulang tahun pencatatan saham perseroan di bursa ke-20 di Surabaya, Rabu (26/11/2014).

Dia menjelaskan, penambahan kapasitas dilakukan seiring tingkat utilitas sudah mencapai 98%, apalagi produk tisu memiliki potensi penjualan yang cukup besar.

“Potensi yang besar ini dapat dilihat dari sasaran pasar kami yakni hotel, restoran, kafe, hingga supermarket. Pada sektor-sektor tersebut, permintaannya cukup banyak,”katanya.

Saat ini, lanjutnya, kapasitas terpasang mesin produksi tisu perseroan adalah 15.000 MT per tahun. Adapun kuantitas penjualan kertas perseroan mengalami kenaikan dari sebelumnya 138.961 MT, kini menjadi 141.000 MT.

Hendro juga mengatakan dengan adanya tambahan kapasitas produksi diharapkan ikut mendorong penjualan perseroan. Pada 2015, perseroan menargetkan penjualan bersih tumbuh 20% menjadi Rp1,8 triliun dari proyeksi 2014 Rp1,5 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
suparma, pt suparma tbk

Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top