Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Berinvestasi Secara Damai dengan Reksadana Syariah

Kerugian investasi kerap menjadi kekhawatiran para calon investor terutama yang masih pemula. Tapi, adapula investasi yang memungkinkan membuat orang lain dirugikan.

Bisnis.com, JAKARTA -- Kerugian investasi kerap menjadi kekhawatiran para calon investor terutama yang masih pemula. Tapi, adapula investasi yang memungkinkan membuat orang lain dirugikan.

Reksadana syariah bisa menjadi alternatif pilihan investasi bila ingin berinvestasi  dengan kedamaian tanpa punya peluang untuk merugikan orang lain.

Dana kelolaan reksadana tidak akan diinvestasikan lebih lanjut ke perusahaan atau produk keuangan yang diharamkan. Misalnya saja, seperti perusahaan rokok, minuman keras, bisnis hiburan maksiat, dan lainnya.

Bursa Efek Indonesia sendiri sudah menyediakan indeks saham syariah yaitu Jakarta Islamic Index (JII) yang menjadi acuan untuk pengelolaan dana dari reksadana syariah.

Kelebihan dari investasi di reksadana syariah lainnya adalah bisa membuka investas hanya dengan modal awal Rp100.000 dan selanjutnya juga bisa diteruskan dengan dana minimal Rp100.000.  

Seperti penawaran reksadana syariah di Trimegah Asset management dengan reksadananya TRIM Syariah Saham  disebutkan minimum investasi untuk pembelian pertama senilai Rp100.000 dan pembelian selanjutnya bisa dengan nominal sama.

Kemudian, investor reksadana syariah dalam penawaran itu disebutkan bisa melakukan penjualan minimal Rp100.000 serta saldo paling sedikit di rekening reksadana Rp100.000.

Dalam penawarannya itu dijelaskan manfaat investasi di reksadana syariah antara lain diversifikasi investasi, dikelola secara profesional meskipun hanya bermodalkan sedikit, kemudahan investasi, transparansi informasi, potensi pertumbuhan nilai investasi dan fleksibilitas.

Sementara itu, resiko investasinya antara lain, potensi berkurangnya dana kelolaan reksadana, likuiditas, perubahan kondisi olitik, ekonomi, dan peraturan perpajakan serta resiko nilai tukar mata uang.

Adapun, dari agen penjualan reksadana di Bank Mandiri tercatat ada enam produk reksadana syariah. Dalam data produk reksadana yang dtawarkan, jenis reksadana indeks dengan produknya Danareksa Indeks Syariah sepanjang tahun kemarin memberikan return cukup menarik sebesar 11,97% dalam jangka waktu lebih dari lima tahun.

Sedangkan, jenis reksadana saham syariah yang ditawarkan salah satu produknya adalah Manulife Syariah Sektoral Amanah yang sepanjang tahun lalu memberikan return 8,02% dalam lima tahun.

Meskipun begitu, return yang tinggi juga mempunyai potensi resiko yang tinggi juga. Jadi, bukan semata-mata disebut reksadana syariah aman tanpa adanya resiko. Peluang resiko tetap ada, hanya saja peluangnya  resiko yang tidak lebih besar dibandingkan dengan bermain saham.

Sepanjang 2014, sebenarnya kondisi reksadana syariah di Indonesia berjalan stagnan. Sampai Agustus 2014 lalu, total dana kelolaan reksadana syariah senilai Rp9,59 triliun dengan 66 produk reksadana.

Angka kelolaan dana hingga Agustus itu bisa disebut tidak berkembang karena pada Januari 2014 tercatat dana kelolaan reksadana syariah senilai Rp9,51 triliun dengan 64 produk reksadana.

Meskipun begitu, investasi reksadana syariah masih berpotensi tumbuh lebih lanjut. Pada tahun ini sebenarnya dana kelolaan reksadana syariah meningkat 1,67% dibandingkan dengan akhir tahun lalu yang senilai Rp9,43 triliun dengan 65 produk reksadana.

Reksadana syariah menjadi  alternatif bagi investor yang ingin berinvestasi tanpa khawatir dana investasinya digunakan untuk lini usaha yang merugikan orang lain dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Surya Rianto
Editor : Rustam Agus
Sumber : OJK
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper