Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pefindo Turunkan Peringkat SMAR

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat terhadap obligasi berkelanjutan I/2012 sebesar Rp1 triliun yang dikeluarkan PT Sinar Mas Agro resources and Technology Tbk. (SMAR) menjadi idAA- dari idAA dengan outlook stabil.
Ardhanareswari AHP
Ardhanareswari AHP - Bisnis.com 14 April 2014  |  19:15 WIB
Logo Pefindo - JIBI
Logo Pefindo - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA—PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat terhadap obligasi berkelanjutan I/2012 sebesar Rp1 triliun yang dikeluarkan PT Sinar Mas Agro resources and Technology Tbk. (SMAR) menjadi idAA- dari idAA dengan outlook stabil.

Dalam rilis resmi perseroan yang diunggah di keterbukaan informasi pada Senin (14/4/2014, Sekretaris Perusahaan SMAR Jimmy Pramono mengungkapkan peringkat tersebut berlaku untuk perseroan untuk periode 8 April 2014 sampai dengan 1 April 2015.

“Penurunan peringkat tersebut mencerminkan struktur permodalan yang lebih lemah sebagai akibat dari tambahan utang yang signifikan untuk kebutuhan modal kerja dan dividend payout ratio yang sangat tinggi,” kata Jimmy.

Di samping itu, manajemen perseroan juga mengatakan peringkat itu sekaligus mencerminakan permintaan yang stabil untuk minyak sawit, profil perkebunan yang baik dengan kegiatan operasional terintegrasi, dan produk serta area yang terdiversifikasi dengan baik.

Dalam lampiran yang disertakan SMART, Meski peringkat obligasi melemah, Direktur Utama Pefindo Ronald T. Andi Kasim menyatakan kemampuan obligor untuk memenuhi keuangan jangka panjang tas efek utang masih sangat kuat.

Lebih lanjut direksi Pefindo menyatakan penurunan peringkat ini didasarkan pada data dan informasi dari perseroan serta laporan keuangan audit per 31 Desember 2013.

Mengutip laporan keuangan perseroan tersebut, total liabilitas SMART melonjak 62,87% menjadi Rp11,89 triliun dari tahun 2012 yaitu Rp7,30 triliun. Dari jumlah tersebut utang bank jangka pendek naik tajam lebih dari 228% dari Rp1,40 triliun sepanjang 2012 menjadi Rp4.60 triliun per 31 Desember 2013.

Sebagai informasi, pada 4 Juli 2012 perseroan menerbitkan obligasi berkelanjutan I sebesar Rp1 triliun. Obligasi itu terdiri atas obligasi seri A yang berjangka waktu 5 tahun sejumlah Rp900 miliar dan obligasi seri B yang berjangka waktu 7 tahun sejumlah Rp1 miliar. Adapun suku bunga masing-masing seri adalah 9% dan 9,5% dan dibawarkan secara triwulan.

SMAR adalah anak perusahaan dari Golden-Agri Resources Ltd. Perseroan bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, penyulingan minyak kelapa sawit hingga produk turunannya seperti minyak goreng, mentega, dan margarin. Filma dan Kunci mas adalah merk utama milik perseroan.

Per akhir tahun 2013 komposisi pemegang saham perseroan terdiri atas PT Purimas Sasmita sebesar 97,2% dan masyarakat sebesar 2,8%. Adapun PT Purimas Sasmita adalah perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Golden-Agri Resources.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smart
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top