Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduh, Harga Jual dan Buyback Emas Antam Kembali Stagnan

Hingga akhir pekan ini, harga jual emas batangan ritel di Tanah Air kembali dipatok stagnan pada perdagangan Jumat (28/2/2014) berdasarkan acuan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk Jakarta.
Nurbaiti
Nurbaiti - Bisnis.com 28 Februari 2014  |  08:34 WIB
/Emas Batangan
/Emas Batangan

Bisnis.com, JAKARTA – Hingga akhir pekan ini, harga jual emas batangan ritel di Tanah Air kembali dipatok stagnan pada perdagangan Jumat (28/2/2014) berdasarkan acuan harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk Jakarta.

Harga Emas (gram) Rabu (26/2/2014)

WIB

Acuan

Perubahan

Harga

8.13

Jual Antam*

-

Rp511.600-Rp551.000

8.13

Buyback Antam*

-

Rp491.000

 Sumber: Antam & Bloomberg

Ket: Harga Jakarta dan sekitarnya

Daftar harga emas BUMN tambang tersebut pukul 08.13 WIB menyebutkan harga jual emas batangan tetap dipatok pada level Rp511.600-Rp551.000.

Level harga Rp511.600 untuk penjualan emas batangan berukuran 500 gram, sedangkan Rp551.000 untuk emas berukuran 1 gram. Adapun harga buyback (beli kembali) Antam dipatok stagnan Rp491.000/gram.

Di sisi lain, harga emas comex melakukan reli sejak Kamis (13/2/2014). Sejak saat itu hingga kini, harga emas tetap berada di atas US$1.300 per troy ounce dan bergerak di kisaran US$1.300—US$1.350 per troy ounce.

Harga emas Antam di Jakarta Jumat, 28 Februari 2014

Gram

Rp/Gram

500

511.600

250

512.000

100

512.500

50

513.000

25

514.000

10

517.000

5

522.000

4

522.000

3

525.000

2,5

527.000

2

531.000

1

551.000

Sumber: Antam 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga emas antam harga jual emas
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top