Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indeks MSCI Asia Pacific Turun 0,4% Ditengah Kekhawatiran Tapering

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4% ke level 137,59 seiring data ekonomi AS yang membaik dapat mendorong kemungkinan the Federal Reserve akan mengurangi stimulus secepatnya pada pekan depan
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 13 Desember 2013  |  14:24 WIB
Indeks MSCI Asia Pacific Turun 0,4% Ditengah Kekhawatiran Tapering
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Asia jatuh seiring data ekonomi Amerika Serikat yang membaik dapat mendorong kemungkinan the Federal Reserve akan mengurangi stimulus (tapering off) pada pekan depan.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,4% ke level 137,59 pada Jumat (13/12/2013) pukul 14.03 waktu Hong Kong atau pukul 13.03 WIB.

“Dengan adanya prospek pemangkasan stimulus dalam beberapa hari dalam beberapa pekan kedepan, mulai memberi dampak ke efek global. Ini akan memberi gejolak pada pasar modal untuk jangka pendek,” ujar Evan Lucas, Strategist IG Ltd, seperti dikutip Bloomberg.

Saham Zhaojin Mining Industry Co turun 2,3%, Nippon Telegraph (9432) & Telephone Corp turun 1,7%. Sementara itu saham Toyota Motor Corp naik 0,8%.

Indeks Jepang Topix turun 0,3%, dan Nikkei 225 Stock Average naik 0,4%. Indeks Australia S&P/ASX 200 naik 0,7%, indeks Korea Selatan Kospi turun 0,3%, dan indeks Selandia Baru NZX 50 turun 0,2%.

Indeks Hong Kong Hang Seng sedikit berubah, China’s Shanghai Composite turun 0,3%, indeks Singapura turun 0,1%, indeks Taiwan Taiex naik 0,2%. Indeks India S&P BSE Sensex turun 0,8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia indeks msci asia pacific bursa asia hari ini
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top