Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga WTI Turun, Ekspor Minyak Arab Saudi Melejit

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kembali turun, sehingga memperpanjang rentang penurunan per pekan sejak 1998. Di sisi lain, Arab Saudi mengekspor komoditas tersebut dalam jumlah paling banyak selama delapan tahun.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 18 November 2013  |  09:08 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kembali turun, sehingga memperpanjang rentang penurunan per pekan sejak 1998. Di sisi lain, Arab Saudi mengekspor komoditas tersebut dalam jumlah paling banyak selama delapan tahun.

Nilai kontrak minyak turun 0,4% di bursa New York setelah merosot selama enam pekan. Arab Saudi tercatat sebagai produsen terbesar minyak mentah pada September.

Menurut data Joint Organisations Data Initiative, ekspor minyak mentah negara itu melonjak ke level tertinggi per bulan sejak November 2005.

Harga WTI untuk pengiriman  Desember, turun hingga 34 sen menjadi US$93,50 per barel di bursa New York dan tercatat US$93,56 pukul 11.55 waktu Sydney atau pukul 08.55 WIB. Kontrak naik 8 sen menjadi US$93,84 pada 15 November. Sementara itu, volume seluruh kontrak tercatat sekitar 14% di bawah rata-rata 100 hari.

Sementara itu, harga Brent untuk pembayaran Januari turun hingga 30 sen menjadi US$108,20 per barel di bursa London, sedangkan selisih harga minyak acuan Eropa tersebut terhadap WTI mencxapai US$14.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wti harga minyak mentah minyak brent ekspor minyak harga minyak mentah wti

Sumber : Bloomberg

Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top