Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OJK Kaji Batasan Minimum Saham yang di-IPO-kan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji rencana peningkatan batasan minimum saham yang dilepas perusahaan saat initial public offering (IPO) untuk meningkatkan likuiditas pasar modal.
Maftuh Ihsan
Maftuh Ihsan - Bisnis.com 18 November 2013  |  12:30 WIB
OJK Kaji Batasan Minimum Saham yang di-IPO-kan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji rencana peningkatan batasan minimum saham yang dilepas perusahaan saat initial public offering (IPO) untuk meningkatkan likuiditas pasar modal.

Nurhaida, Kepala Eksekutif Pasar Modal OJK, mengungkapkan saat ini nilai yang ditawarkan sebuah perusahaan ketika melepas saham ke publik masih terbilang kecil.

"Kami sedang mengkaji untuk meningkatkan batasan saham yang dilepas," ujarnya, Senin (18/11/2013).

Kendati demikian, pihaknya akan mengkaji pembentukan aturan baru ini lebih mendalam karena ditakutkan justru akan membuat perusahaan enggan melepas sahamnya ke publik.

"Nanti susah juga kalau mau dibatasi, karena perusahaan yang mau IPO juga masih sedikit," paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya masih akan terus mempelajari berapa besaran minimum saham yang harus dilepas saat IPO yang sesuai dengan kondisi dan situasi perusahaan dan pasar modal domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ojk otoritas jasa keuangan ipo dan obligasi beli saham
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top