Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pernyataan Yellen Diyakini Beri Efek Bullish Emas

Pernyataan Janet Yellen yang merupakan calon pimpinan the Fed berikutnya tentang isu pengurangan stimulus moneter AS diyakini akan mendongkrak harga emas pada pekan depan.
Maftuh Ihsan
Maftuh Ihsan - Bisnis.com 16 November 2013  |  12:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Pernyataan Janet Yellen yang merupakan calon pimpinan the Fed berikutnya tentang isu pengurangan stimulus moneter AS diyakini akan mendongkrak harga emas pada pekan depan.

Seperti dilansir Bloomberg, Sabtu (16/11/2013), 18 analis yang ikut dalam survei Bloomberg memproyeksikan harga emas akan naik pada pekan depan, delapan analis memerkirakan bearish, sedangkan dua lainnya mengambil posisi netral.

Harga emas melonjak 70% dari Desember 2008 hingga Junai 2011 ketika the Fed mengucurkan US$2 triliun pada sistem finansial AS.

Yellen memberikan sinyal bank sentral AS tidak akan terburu-buru untuk mengurangi stimulus moneter tersebut mengingat perekonomian negara tersebut belum pulih sepenuhnya.

Berikut beberapa hasil survei harga komoditas lainnya yang dilansir Bloomberg.

Gold survey: Bullish: 18 Bearish: 9 Hold: 2

Copper survey: Bullish: 7 Bearish: 14 Hold: 2

Corn survey: Bullish: 6 Bearish: 10 Hold: 4

Soybean survey: Bullish: 7 Bearish: 10 Hold: 3

Wheat survey: Bullish: 6 Bearish: 10 Hold: 3

Raw sugar survey: Bullish: 5 Bearish: 7 Hold: 1

White sugar survey: Bullish: 4 Bearish: 7 Hold: 2

White sugar premium: Widen: 6 Narrow: 4 Neutral: 3


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga jual emas
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top