Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sentul City Bakal Ekspansi Rp10 Triliun

PT Sentul City Tbk. (BKSL), pengembang properti yang dikenal dengan Jungle Land dan Pasar Ah Poong, diketahui bakal mendirikan kawasan komersial (CBD) senilai Rp10 triliun, sementara belanja modal 2014 dicanangkan hingga Rp700 miliar.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Sentul City Tbk. (BKSL), pengembang properti yang dikenal dengan Jungle Land dan Pasar Ah Poong, diketahui bakal mendirikan kawasan komersial (CBD) senilai Rp10 triliun, sementara belanja modal 2014 dicanangkan hingga Rp700 miliar.

“Saat ini kita sedang merencanakan pembangunan CBD dengan luas 25 hektare, dengan nilai mencapai Rp10 triliun. Proyek tersebut adalah ekspansi jangka panjang hingga 5 tahun,” ujar Wakil Presiden Direktur Perseroan Andrian Budi Utama, Selasa (22/10/2013)

Dia membeberkan, proyek tersebut rencananya bakal dimulai pada 2014. Adapun kawasan komersial tersebut berkonsepmix-used, atau semacam superblok dengan aneka unit produk lain.

Lebih lanjut, terkait proyek tersebut, pihaknya juga tengah mencanangkan belanja modal sebesar Rp600-Rp700 miliar untuk tahun depan. Perseroan juga menargetkan perolehan marketing sales sebesar Rp3 triliun pada 2014, naik 33,33% dari target 2013 Rp2 triliun.

“Untuk tahun depan, total marketing sales dari Sentul City dan entitas kami targetkan sebesar Rp3 triliun. Hal itu karena ada beberapa proyek yang masih berjalan saat ini dan di tahun depan,” ujar Wakil Presiden Direktur Perseroan Andrian Budi Utama, Selasa (22/10).

Proyek tersebut antara lain housing tipe smallmedium, dan prime; kawasan komersial dan perkantoran (CBD mix used);high rise development; Pasar Ah Poong tahap 2; Universitas Trisakti; dan pembangunan hotel.

Sementara ketika ditanya tentang proyeksi pendapatan pada tahun ini, Andrian mengatakan pihaknya memprediksi adanya penaikan di kisaran 30% dari posisi tahun lalu sebanyak Rp622,70 miliar.  

Saat ini peseroan juga tengah mengembangkan Pasar Ah Poong, pusat kuliner di kawasan Sentul City. Pusat kuliner tersebut yang sebelumnya telah ada kini tengah dilakukan pengembangan Pasar Ah Poong II.

Sales Marketing Director Sentul City Syukurman Larosa mengatakan pengembangan Pasar Ah Poong II akan membuat kapasitas tempat duduk bertambah hingga 2.000 orang dan memperluas lahan parkir yang akan terintegrasi dengan eco-park.

Ketika disinggung soal pembiayaan pengembangan Pasar Ah Poong II, Syukurman menyebutkan pembiayaannya berasal dari belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar Rp350 miliar.

BKSL merogoh dana dari capex sebesar Rp35 miliar untuk pengembangan Pasar Ah Poong II dengan harapan gelontoran dana pengembangan tersebut akan balik modal 5 sampai 6 tahun kedepan.

"Untuk pengembangan Pasar Ah Poong II kita pakai pembiayaan dari capex sebesar Rp35 miliar investasinya, diharapkan bisa kembali modal 5-6 tahun kedepan." kata Syukurman usai Public Expose Sentul City di Sentul, Bogor, Selasa (22/10).

Perlu diketahui pada semester pertama 2013 Sentul City mencatat peningkatan pendapatan bersih sebesar Rp536,08 miliar atau naik 27% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp422,1 miliar.

Laba bersih juga tercatat meningkat dari Rp144,43 miliar di periode yang sama 2012 menjadi Rp886,4 atau naik 513%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Giras Pasopati
Editor : Sepudin Zuhri
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper