Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penguatan IHSG Terbawa Sentimen Positif Regional?

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir sesi I ini ditutup melesat, sedangkan rupiah masih anjlok terhadap dolar AS.

Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada akhir sesi I ini ditutup melesat, sedangkan rupiah masih anjlok terhadap dolar AS.

Mengapa hal tersebut terjadi? Apakah kenaikan IHSG ditopang oleh sentimen dalam negeri? Atau terbawa arus global? Bagaimana prediksi pergerakan indeks hingga penutupan nanti?

Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada menilai kenaikan IHSG lebih ditopang oleh sentimen positif dari regional.

“Data ekonomi China kan cukup positif dan akhirnya membawa bursa regional menguat hari ini. Hal itu juga ikut mendorong IHSG menguat pada hari ini,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (9/9/2013).

Sementara itu, untuk kondisi dari dalam negeri dinilai belum mampu untuk memberi sentimen positif terhadap pergerakan indeks hari ini.

“Meskipun cadangan devisa per Agustus 2013 naik, tetapi nilainya tidak signifikan, jadi saya rasa belum bisa menjadi penggerak IHSG,” tambahnya.

Adapun untuk pergerakan rupiah yang masih melemah, dia menilai hal itu terjadi karena pelaku pasar masih memiliki kekhawatiran terhadap kelanjutan pemberian stimulus oleh The Fed serta aksi penyerangan ke Suriah.

Hingga akhir perdagangan hari ini, dia memprediksi indeks masih akan bergerak positif di kisaran 4.150-4.155.

Seperti diketahui, pada akhir sesi I hari ini indeks naik 1,91% ke level 4.150,33, sementara rupiah anjlok 3,66% ke level Rp11.585 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Nurbaiti
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper