Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HM Sampoerna Raup Laba Rp5,01 Triliun

  Bisnis.com, SURABAYA – PT HM Sampoerna Tbk selama semester I/2013 membukukan pendapatan senilai Rp36,20 triliun dengan laba bersih Rp5,01 triliun, yang ditopang kenaikan volume penjualan produk rokok segmen low tar low nicotine dan sigaret
Adam A. Chevny
Adam A. Chevny - Bisnis.com 01 Agustus 2013  |  17:34 WIB
HM Sampoerna Raup Laba Rp5,01 Triliun
Bagikan

  Bisnis.com, SURABAYA – PT HM Sampoerna Tbk selama semester I/2013 membukukan pendapatan senilai Rp36,20 triliun dengan laba bersih Rp5,01 triliun, yang ditopang kenaikan volume penjualan produk rokok segmen low tar low nicotine dan sigaret kretek tangan (SKT).

Perusahaan rokok yang mengoperasikan sejumlah pabrik SKT dan sigaret kretek mesin (SKM) di Jawa Timur itu mencatat pangsa pasar di dalam negeri 36,1% pada kuartal II/2013 atau naik 0,9 poin dibandingkan periode sama 2012.

Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Paul Janelle menyebutkan kinerja perseroan selama semester I tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan periode sama pada 2012, berupa tingginya pertumbuhan volume penjualan segmen low tar low nicotine.

Menurut dia, segmen SKT juga masih menunjukkan performa yang baik seperti dibuktikan investasi pada pabrik baru di Jember, Jawa Timur, yang diresmikan beberapa bulan lalu.

“Pendapatan kami pada Januari – Juni tahun ini tercatat Rp36,20 triliun dengan laba bersih  Rp5,01 triliun yang merupakan kenaikan dibandingkan periode sama tahun lalu Rp31,89 triliun dan laba bersih Rp4,88 triliun. Kami menguasai pangsa pasar 36,1%,” ujarnya melalui siaran pers hari ini, Kamis (1/8 2013).

Paul tidak merinci berapa juta atau miliar batang volume produk rokok yang terjual selama semester I tahun ini, hanya disebutkan pertumbuhan penjualannya tergolong tinggi.

Dia menambahkan pada paruh pertama tahun ini Sampoerna menyetorkan pajak (termasuk cukai produk tembakau) senilai Rp20,9 triliun, yang merupakan kenaikan 14,9% dibandingkan periode sama 2012 senilai Rp18,2 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Rokok hm sampoerna
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top