Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ASTRA Emiten Terkinclong Versi Fortune 100, Ini Kunci Keberhasilannya

Bisnis.com, JAKARTA—PT Astra International Tbk menempati posisi teratas dalam daftar 100  emiten yang memperoleh laba bersih maupun pendapatan tertinggi sepanjang tahun lalu Versi  Fortune 100 Indonesia.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 10 Juli 2013  |  14:18 WIB
ASTRA Emiten Terkinclong Versi Fortune 100, Ini Kunci Keberhasilannya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—PT Astra International Tbk menempati posisi teratas dalam daftar 100  emiten yang memperoleh laba bersih maupun pendapatan tertinggi sepanjang tahun lalu Versi  Fortune 100 Indonesia.

Perusahaan yang dipimpin oleh Prijono Sugiarto itu awalnya didirikan sebagai perusahaan perdagangan di sebuah ruang kecil di Jakarta pada 1957.

Namun, saat ini, berdasarkan informasi dalam situs resminya, emiten berkode saham ASII itu telah menjadi salah satu perusahaan terbesar nasional yang memiliki 185.580 orang karyawan.

Selain itu, perseroan saat ini juga menjadi induk usaha bagi 170 perusahaan yang terdiri dari anak perusahaan, perusahaan asosiasi, dan jointly controlled entities.

Ketekunan dalam menjalin kerja sama dan kemitraan dengan berbagai perusahaan ternama di mancanegara merupakan kunci bagi Astra untuk melayani berbagai aspek kehidupan di masyarakat.

Saat ini, perseroan fokus terhadap enam bidang usaha yakni otomotif, jasa keuangan, alat berat dan pertambangan, agribisnis, dan infrastruktur.

Berdasarkan catatan Bisnis, sepanjang tahun lalu Astra membukukan pertumbuhan laba bersih 9% menjadi Rp19,42 triliun. Hal tersebut terjadi seiring dengan kenaikan pendapatan yang tercatat sebesar 16% menjadi Rp188,05 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asii astra international fortune 100
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top