Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saham Borneo Lumbung Energi Disuspensi

BISNIS.COM, JAKARTA—Otoritas bursa menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) mulai sesi I perdagangan hari ini, Senin (1/7/2013).
Vega Aulia Pradipta
Vega Aulia Pradipta - Bisnis.com 01 Juli 2013  |  12:16 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Otoritas bursa menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) mulai sesi I perdagangan hari ini, Senin (1/7/2013).

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Sektor Jasa BEI Umi Kulsum menyatakan hingga 28 Juni 2013, terdapat total 7 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2012 dan/atau belum melakukan pembayaran denda atas keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan tersebut.

Selain BORN, enam perusahaan lainnya adalah PT Davomas Abadi Tbk (DAVO), PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA), PT Dayaindo Resources International Tbk (KARK), PT Steady Safe Tbk (SAFE), PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB), dan PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA).

“Atas dasar itu, bursa melakukan penghentian sementara perdagangan efek di pasar reguler dan pasar tunai sejak 1 Juli 2013, sesi I perdagangan efek untuk BORN, SAFE, TRUB, dan ZBRA, serta memperpanjang suspensi perdagangan efek untuk DAVO, BLTA, dan KARK,” tulis otoritas bursa seperti dikutip, Senin (1/7/2013).

Sebelumnya, otoritas bursa telah memberikan peringatan tertulis III dan tambahan denda masing-masing sebesar Rp150 juta kepada tujuh emiten itu.

Khusus mengenai BORN, pada Jumat (28/6) lalu perseroan batal menggelar RUPS Tahunan dan paparan publik, menyusul laporan keuangan tahun buku 2012 yang belum juga dirilis.

Secara terpisah, Presiden Direktur Borneo Alexander Ramlie mengatakan RUPS belum bisa digelar disebabkan masih belum selesainya penghitungan serta pencatatan kerugian dari kepemilikan efektif BORN di Bumi Plc sebesar 23,8%.

“Kepemilikan kami di Bumi Plc itu 23,8%. Memang laporan keuangan BORN belum keluar, tapi secepatnya kami sedang selesaikan. Ini memang terkait beberapa isu dengan pencatatan Bumi Plc,” ujar Alex ketika ditemui Jumat (28/6) di sela-sela RUPS Tahunan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suspensi born borneo lumbung
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top