Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TANAH LAUT Bidik Dana Rp68,81 Miliar dari Rights Issue

BISNIS.COM, JAKARTA—Emiten transportasi laut, PT Tanah Laut Tbk, membidik perolehan dana sebesar Rp68,81 miliar dari penawaran umum terbatas (PUT) II dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.
Gita Arwana Cakti
Gita Arwana Cakti - Bisnis.com 20 Mei 2013  |  10:23 WIB
TANAH LAUT Bidik Dana Rp68,81 Miliar dari Rights Issue
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA—Emiten transportasi laut, PT Tanah Laut Tbk, membidik perolehan dana sebesar Rp68,81 miliar dari penawaran umum terbatas (PUT) II dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Manajemen Tanah Laut menyebutkan perseroan akan menerbitkan sekitar 125,12 juta saham atau 40% saham baru dengan harga pelaksanaan Rp550.

“Seluruh dana dari PUT II setelah dikurangi biaya-biaya, sekitar 99,5% atau Rp67,495 miliar akan digunakan untuk tambahan penyertaan saham kepada anak usaha, PT Pelayaran INDX Lines, dan sekitar 0,5% atau Rp319,99 juta akan digunakan untuk tambahan modal kerja kami,” paparnya dalam prospektus yang diterbitkan Senin (20/5/2013).

Perseroan menjelaskan penyertaan saham tersebut diperlukan untuk menambah modal anak usahanya dalam melunasi utang kepada Asia Infra Partners Ltd sebesar Rp67,494 miliar, dan sisanya sekitar Rp606.238 dimasukkan ke kas Pelayaran INDX Lines.

Lebih lanjut perseroan menjelaskan, Pelayaran INDX Lines bergerak di bidang jasa angkutan laut. Saat ini, anak usaha tersebut memiliki kerja sama dengan PT Virgo Makmur Perkasa untuk melaksanakan jasa bongkar muat batubara milik PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

“Utang Pelayaran INDX kepada Asia Infra Partners berpotensi menurunkan perolehan laba, karena memiliki bunga yang cukup tinggi,” tambahnya.

Dalam prospektus disebutkan beban bunga yang dimiliki Pelayaran INDX adalah 6% per tahun. Jika EBITDA Pelayaran INDX melebihi 25% dari nilai saldo pinjaman, maka ada tambahan bunga 7% per tahun.

Pada 14 Mei 2013, Pelayaran INDX dan Asia Infra Partners telah menyepakati perjanjian pelunasan di awal yakni sebelum 30 Juli 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rights issue tanah laut
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top