Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah terus melorot, emas mulai merangkak

 
Sutarno
Sutarno - Bisnis.com 29 September 2011  |  13:29 WIB

 

JAKARTA: Rupiah terus melemah terhadap dolar AS di level Rp8.995 dan mencatat penurunan tertinggi di antara lima negara pendiri Asean.
 
Indeks kurs Bloomberg mencatat pada pukul 01:10 hingga 01:26 waktu New York (12:10 - 12:26 WIB) posisi mata uang empat negara pendiri Asean melemah terhadap dolar. 
 
Rupiah mencatat pelemahan paling tinggi, yaitu 1,18%. Kemudian diikuti oleh ringgit Malaysia 0,69%, baht Thailand 0,40%, dan peso Filiipina 0,36%.
 
Satu-satunya mata uang yang mengalami penguatan terhadap dolar AS adalah dolar Singapura dengan penguatan 0,09%.
 
Pelemahan rupiah akan mengontrol harga emas di pasar lokal Tanah Air, terutama bagi investor ritel yang mengandalkan transaksi dengan rupiah.
 
Adapun harga emas kini berada di level US$1.622.70 per ounce menurut Indeks Gold 100 Bloomberg pada pukul 02:13 waktu New York atau pukul 13:13 WIB.
 
Harga emas yang jika dokonversikan ke gram menjadi US$57,2 per gram itu meningkat 0,28%. Jadi, investor ritel perlu mewaspadai dua hal tersebut: pelemahan rupiah dan pergerakan naik harga emas. (M. Taufikul Basari/sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top