Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kisi-Kisi Dividen Cimory (CMRY) Setelah Raih Laba Rp1,52 Triliun pada 2024

Cimory memiliki kebijakan untuk mempertahankan rasio pembayaran dividen kepada para pemegang saham dengan minimal 30% dari laba bersih.
Pembeli melihat produk cimory di toko swalayan di Jakarta, Kamis (17/10/2024). Bisnis/Abdurachman
Pembeli melihat produk cimory di toko swalayan di Jakarta, Kamis (17/10/2024). Bisnis/Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA — PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY) bakal memutuskan nilai dividen tahun buku 2024 dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang akan digelar pada 17 April 2025. 

Salah satu agenda dalam RUPST Cimory itu ialah penetapan penggunaan laba bersih perseroan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024.

Agenda itu mencakup persetujuan penetapan penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2024 untuk pembayaran dividen tunai, dan sebagai laba ditahan.

Pada 2024, CMRY meraih laba bersih sebesar Rp1,52 triliun atau meningkat 22,4% dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya mencapai Rp1,24 triliun. 

“Perseroan akan menetapkan penggunaan laba bersih tahun buku 2024 ini untuk pembayaran dividen tunai dan laba ditahan,” tulis manajemen CMRY dalam pengumuman yang dikutip Jumat (4/4/2025). 

Perseroan menjelaskan Cimory memiliki kebijakan untuk mempertahankan rasio pembayaran dividen kepada para pemegang saham dengan minimal 30% dari laba bersih. Kebijakan itu tetap memperhatikan persetujuan RUPS. 

Mengacu pada rasio minimal tersebut, CMRY berpotensi membagikan dividen tahun buku 2024 sebesar Rp456 miliar atau Rp57,44 per saham.

Dalam pelaksanaannya, lanjut manajemen CMRY, pembagian dividen perseroan akan tetap bergantung pada beberapa faktor. Faktor tersebut di antaranya arus kas, rencana investasi, laba ditahan, kinerja operasional, kinerja keuangan, kondisi likuiditas, prospek bisnis di masa yang akan datang, kebutuhan kas, serta faktor lainnya yang dianggap relevan oleh perseroan.

Secara historis, CMRY selalu membagikan dividen dengan rasio di atas 50% dari laba bersih dalam 3 tahun terakhir. Berdasarkan data perseroan, rasio dividen tahun buku 2021 sebesar 63,3%, tahun buku 2022 sebesar 52,4%, dan tahun buku 2023 sebesar 57%. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ana Noviani
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper