Bisnis.com, JAKARTA - Pengumuman tarif timbal balik dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas barang impor ke AS memicu anjloknya harga minyak, sementara harga emas naik ke rekor baru.
Dikutip dari Bloomberg, Kamis (3/4/2025) setelah ketetapan tarif Trump, Gedung Putih mengeluarkan lembar fakta yang mengatakan impor baja, aluminium, emas, dan tembaga tidak akan dikenakan tarif timbal balik, yang memberikan setidaknya sedikit keringanan bagi pembeli domestik yang telah menanggung biaya sebelumya sebesar 25%.
Sementara itu, harga emas melonjak sebanyak 1,1% ke rekor baru setelah investor mencari tempat yang aman. Harga emas batangan telah naik lebih dari 20% tahun ini setelah kenaikan tajam pada tahun 2024.
Baca Juga
Rekor baru harga emas hari ini, 3/4/2025./Bloomberg.
Pasar harga tembaga di pasar berjangka turun karena kekhawatiran terhadap ekonomi global.
Saat yang sama, harga minyak mentah langsung turun saat perdagangan dimulai di Asia pagi ini. Harga berjangka turun lebih dari 2%, turun di bawah $70 per barel, di tengah kekhawatiran tentang penurunan permintaan dan potensi perang dagang.
Namun, energi dan produk energi dibebaskan dari pungutan baru, yang berarti pasar minyak dan gas alam tidak akan terkena dampak langsung.
Selain itu, Kanada dan Meksiko — dua pemasok minyak asing terbesar ke AS — dibebaskan dari tarif timbal balik berdasarkan perjanjian perdagangan Amerika Utara USMCA, yang ditandatangani selama pemerintahan Trump sebelumnya untuk menggantikan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara.
Dari kebijkan tarif baru ini, petani AS juga mendapat manfaat dari penangguhan barang-barang USMCA. AS mendapatkan sekitar 90% pupuk kaliumnya dari negara lain, sebagian besar dari Kanada. Energi dan kalium yang tidak sesuai dengan USMCA akan dikenakan tarif 10%.
Rekor harga emas 5 tahun per 3 April 2025./Bloomberg
Pengecualian untuk produk USMCA juga merupakan kabar baik bagi pembeli susu, kanola, dan gula. Meksiko adalah pemasok gula terbesar ke AS, sementara petani Kanada bergantung pada AS dan Tiongkok untuk sebagian besar ekspor kanola mereka.
Meskipun ada pengecualian USMCA, Trump mengecam Kanada atas tarifnya pada produk susu.
Vietnam, yang mendaptkan tambahan tarif sebesar 46%, adalah produsen kopi robusta terbesar di dunia, yang digunakan dalam kopi instan. Varietas yang biasanya lebih murah diharapkan dapat membantu mengimbangi ketatnya pasokan biji arabika yang lebih premium, yang telah menyebabkan harga melonjak ke rekor tertinggi. Produsen kopi teratas lainnya, termasuk Brasil dan Kolombia, dikenakan tarif sebesar 10%. Sementara itu, Pantai Gading, penanam kakao terbesar di dunia, menghadapi tarif sebesar 21%.
Dari pemasok panel surya seperti Vietnam, Thailand, Kamboja, dan Malaysia yang secara bersama menyumbang sekitar 80% dari impor panel surya AS. Keempat negara tersebut menghadapi tarif timbal balik yang diperkirakan akan diberlakukan berdasarkan pungutan yang berlaku saat ini terhadap beberapa sel surya dan panel dari kawasan tersebut serta bea antidumping dan bea masuk imbalan yang mungkin akan diberlakukan oleh otoritas AS dalam beberapa minggu mendatang.
Terjadi peningkatan dalam manufaktur teknologi bersih AS dalam beberapa tahun terakhir namun, AS masih sangat bergantung pada beberapa wilayah Asia untuk banyak bagian dari rantai pasokan. Tarif yang diumumkan ini merupakan potensi hambatan lain bagi pembangunan energi bersih oleh seorang presiden yang ingin meningkatkan bahan bakar fosil.