Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

CGS International Sekuritas Bakal Bawa 7 Perusahaan Melantai di Bursa pada 2024

CGS International Sekuritas akan membawa hingga 7 perusahaan melantai di Bursa pada tahun ini.
Dari kiri: CGS International Sekuritas Indonesia Reinald Aditya Wangsanata, Group CEO CGS International Carol Fong, Presiden Direktur CGS International Sekuritas Indonesia Lim Kim Siah, Direktur CGS International Sekuritas Indonesia Sugiharto Widjaja, dan Direktur  CGS International Sekuritas Indonesia Chan Chou Hing dalam konferensi pers peluncuran nama baru CGS International Sekuritas Indonesia di Jakarta, Selasa (7/5/2024). JIBI/Annisa Kurniasari Saumi.
Dari kiri: CGS International Sekuritas Indonesia Reinald Aditya Wangsanata, Group CEO CGS International Carol Fong, Presiden Direktur CGS International Sekuritas Indonesia Lim Kim Siah, Direktur CGS International Sekuritas Indonesia Sugiharto Widjaja, dan Direktur CGS International Sekuritas Indonesia Chan Chou Hing dalam konferensi pers peluncuran nama baru CGS International Sekuritas Indonesia di Jakarta, Selasa (7/5/2024). JIBI/Annisa Kurniasari Saumi.

Bisnis.com, JAKARTA — CGS International Sekuritas menargetkan membawa enam hingga tujuh perusahaan untuk melantai di Bursa pada tahun ini.

Dirketur CGS International Sekuritas Sugiharto Widjaja mengatakan dalam pipeline pencatatan saham atau initial public offering (IPO), saat ini CGS International memiliki enam hingga tujuh perusahaan dalam pipeline tersebut.

"Tapi ini masih dalam progres. Bagaimana kami akan meluncurkannya bisa di semester II/2024 atau tahun depan," kata Sugiharto di Jakarta, Selasa (7/5/2024).

Dia menjelaskan perusahaan yang akan dibawa melantai oleh CGS International Sekuritas ini berasal dari berbagai macam sektor, seperti pertambangan, hingga properti.

Sementara itu, untuk target raising fund atau perolehan dana dari perusahaan-perusahaan ini masih dalam negosiasi, dengan melihat kondisi pasar nantinya.

"Size-nya kami sedang negosiasi, melihat keadaan market saat itu, apakah mereka bisa menerima size besar, atau lebih sedikit," ucapnya.

Sugiharto melanjutkan, pihaknya melihat optimistis arah pasar modal Indonesia, apalagi dengan adanya pemerintahan baru. Menurutnya, eksekusi dari investasi yang tertahan selama tahun lalu menjelang tahun politik, dapat dilakukan di tahun ini dan tahun depan.

"Tentunya waktu itu pasti pasar modal kita akan menerima aliran dana yang jauh signifikan lebih besar dibandingkan yang ada saat ini," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper