Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Simak Strategi dan Peluang ANTM Maksimalkan Penjualan Emas saat Ramadan

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) memproyeksikan penjualan logam mulia pada periode Ramadan akan menurun lantaran harga emas kian meroket.
Karyawati menunjukkan emas PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) di salah satu galeri emas di Jakarta, Selasa (19/9/2023). Bisnis
Karyawati menunjukkan emas PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) di salah satu galeri emas di Jakarta, Selasa (19/9/2023). Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) memproyeksikan penjualan logam mulia pada periode Ramadan akan menurun lantaran harga emas kian meroket. 

Untuk itu, strategi buyback menjadi andalan ANTM sejalan dengan proyeksi harga emas yang akan kembali normal dan penjualan meningkat. 

Direktur Aneka Tambang Achmad Ardianto menjelaskan penjualan emas pada periode Ramadan akan turun karena memang terjadi peningkatan harga yang tinggi. Pihaknya juga meyakini setelahnya akan ada peningkatan penjualan seiring dengan normalnya harga dan masyarakat yang kian teredukasi. 

“Harganya tinggi, tapi kita akan melakukan buyback dan kita tahu setelah ini akan ada peningkatan penjualan karena harganya akan membaik dan masyarakat juga akan semakin teredukasi,” kata dia dalam Media Gathering, Senin (25/3/2024). 

Menurutnya penurunan penjualan bukan hanya karena harga emas yang tinggi, tetapi juga lantaran literasi tentang investasi emas masyarakat yang kurang. Achmad mengatakan pasar emas di Indonesia harusnya punya pertumbuhan yang lebih tinggi dari apa yang dialami sekarang. 

“Tapi karena pasar belum teredukasi lebih baik maka kita masih menyaksikan pembelian emas di tingkat masyarakat untuk investasi belum cukup baik,” kata dia. 

Lebih lanjut, Achmad mengatakan ANTAM akan mengandalkan strategi buyback saat animo masyarakat terhadap logam mulia turun karena harga emas yang tinggi meski masih dalam momentum Ramadan. 

Strategi buyback diklaim dapat menjadi strategi untuk memastikan keberadaan emas logam mulia di pasaran.

Di sisi lain, Analis Panin Sekuritas Felix Darmawan mengatakan penjualan emas ANTM masih bisa terkerek oleh beberapa momentum seperti Idulfitri dan tensi geopolitik yang memanas. 

Lebih lanjut, dia menjelaskan momentum Ramadan bisa memberikan dampak positif untuk penjualan emas. Hal ini disebabkan emas edisi khusus seperti Ramadan biasanya menjadi buruan bagi para kolektor. 

Bahkan menurut Felix, potensi penjualan emas yang besar akan terdongkrak oleh momentum Idulfitri dan Iduladha di mana banyak masyarakat melaksanakan pernikahan dan emas sebagai salah satu maharnya. 

“Belum lagi emas tampaknya menjadi aset safe haven di tengah tensi geopolitik global ditambah dengan serangan teror di Moskow. Ini bisa menjadi pendorong peningkatan tensi geopolitik Ukraina Rusia,” kata dia kepada Bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper