Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Turun Tak Wajar, Bursa Pantau Saham Humpuss Maritim (HUMI)

Saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) masuk dalam pemantauan Bursa karena harga saham turun diluar kebiasaan atau unusual market activity (UMA).
Saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) masuk dalam pemantauan Bursa karena harga saham turun diluar kebiasaan atau unusual market activity (UMA). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) masuk dalam pemantauan Bursa karena harga saham turun diluar kebiasaan atau unusual market activity (UMA). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pelayaran milik Tommy Soeharto, PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) masuk daftar saham dalam pemantauan Bursa Efek Indonesia (BEI) akibat adanya penurunan harga saham yang diluar kebiasaan atau unusual market activity (UMA).

P.H Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan melalui pengumuman Peng-UMA-00013/BEI.WAS/01-2024 menyebut pihak Bursa memantau saham HUMI lantaran adanya penurunan harga yang tidak wajar. Meski demikian, pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan Pasar Modal.

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham HUMI yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity,” ujar Endra dikutip Jumat (26/1/2024).

Dia mengatakan Bursa tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham HUMI. Selain itu, dia menghimbau para investor untuk memperhatikan jawaban manajemen HUMI atas permintaan konfirmasi Bursa.

Investor juga diminta untuk mencermati kinerja dan keterbukaan informasi HUMI. Kemudian diharapkan agar investor mengkaji kembali rencana aksi korporasi apabila HUMI belum mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Investor juga dihimbau agar mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan keputusan investasi.

“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham HUMI tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” lanjutnya.

Hingga penutupan sesi I perdagangan hari ini, Jumat (26/1/2023), saham HUMI terpantau turun 5% atau 4 poin ke level Rp76 per saham. Sepenjang sesi, saham HUMI bergerak pada rentang Rp73 hingga Rp84 pada siang ini.

Sebanyak 117,58 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp9,28 miliar. Kapitalisasi pasar HUMI mencapai Rp1,37 triliun.

Adapun dalam sepekan perdagangan saham HUMI telah ambles hingga 50,65%. Sementara dalam enam bulan terakhir saham HUMI telah terkoreksi sebesar 49,67%. Price earning ratio (PER) HUMI berada di posisi 5,56 kali, sedangkan price to book value (PBV) berada di posisi 0,61 kali.

Sebagai infromasi, Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) resmi melantai di Bursa pada 9 Agustus 2023 yang lalu. Dalam IPO tersebut, HUMI melepas 2,707 lembar saham atau setara 15% dari saham atas nama yang merupakan saham baru Perseroan yang dikeluarkan dari portepel perusahaan.

Saham tersebut ditawarkan ke masyarakat dengan harga dengan nilai nominal Rpl00 per lembar. Alhasil dana yang diraup dari IPO tersebut adalah sebesar Rp270,70 miliar.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO akan diserap sebesar 10 persen untuk kebutuhan modal kerja Humpuss Maritim dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional rutin.

Sisanya, sebesar 90 persenakan digunakan untuk memperkuat ekuitas dalam rangka pengembangan usaha anak usaha.

Anak-anak usaha Humpuss Maritim yang akan menerima kucuran modal dari dana IPO itu adalah PT PCS Internasional, PT OTS Internasional, PT Humpuss Transportasi, PT MCS Internasional, dan PT ETSI Hutama Maritim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper