Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Ditutup Naik ke 7.256, Saham ASII, BBCA & BBRI Terlaris

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke 7.256,22 pada perdagangan hari ini, Selasa (23/1/2024). Saham ASII, BBCA dan BBRI menjadi yang terlaris.
Karyawati beraktivitas di dekat layar pergerakan saham pada salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Senin (16/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di dekat layar pergerakan saham pada salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Senin (16/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat ke 7.256,22 pada perdagangan hari ini, Selasa (23/1/2024). Saham ASII, BBCA dan BBRI menjadi yang terlaris sore ini.

IHSG parkir di posisi 7.256,22 dengan menanjak 0,11% atau 8,30 poin dari penutupan perdagangan hari sebelumnya. Indeks komposit bergerak di rentang 7.201 hingga 7256 pada perdagangan hari ini. 

Adapun, sebanyak 15,59 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp10,05 triliun dalam 1,23 juta kali transaksi. Sebanyak 156 saham yang menguat, 379 saham yang melemah, dan 229 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tembus Rp11.589 triliun.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) terpantau menjadi yang paling laris diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp905,3 miliar. Namun, saham ASII justru melemah 1,91% ke level Rp5.125 per saham.

Saham bank jumbo, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) juga  laris diperdagangkan dengan nilai transaksi masing-masing Rp879,7 miliar dan Rp699,6 miliar. Saham BBCA turun 0,26% sedangkan BBRI naik 1,30%.

Dari jajaran emiten berkapitalisasi jumbo atau big cap, saham konglomerat Prajogo Pangestu PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) memimpin dengan naik 14,82% ke level Rp5.500, disusul saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang naik 4,21% ke level Rp5.575 per saham.

Dari jajaran saham terboncos alias top losers dipimpin oleh PT Citra Nusantara Gemilang Tbk. (CGAS) yang ambles 25% ke level Rp525 per saham. Diikuti PT Humpus Maritim Internasional Tbk. (HUMI) milik Tommy Soeharto yang turun 24,16% ke Rp135 per saham.

Level penutupan IHSG hari ini sejalan dengan prediksi Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova yang mengatakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya hari ini, setelah parkir di zona hijau kemarin. 

"IHSG ditutup dekat resisten dari rentang konsolidasi dengan candle hammer dan diperkirakan akan mengonfirmasi ekstensi wave b menuju 7.300-7.350 jika menembus ke atas fraktal 7.281," ujar Ivan dalam riset, Selasa, (23/1/2024).  

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih mengatakan sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) pada Desember 2023 tumbuh 3,5% yoy menjadi Rp8.824,7 triliun, serta lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 3,3% yoy.

Sementara itu, dari mancanegara, Indeks utama bursa Wall Street, S&P 500, Dow Jones dan Nasdaq 100 melanjutkan reli dan catatkan all-time high. Optimisme pelaku pasar meningkat seiring narasi pemotongan suku bunga di tahun 2024, setelah berada di level tertinggi dalam 2 dekade terakhir. 

--------------------

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper