Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PP Properti (PPRO) Mulai Serah Terima Unit Tower 1 Louvin Apartment

PT PP Properti Tbk. (PPRO) melalui proyek Louvin Apartment memulai proses serah terima unit hunian tower 1 kepada konsumen pada 23 Desember 2023.
Pekerja melintas di dekat logo PT PP Properti Tbk. (PPRO) di Jakarta, Kamis (20/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Pekerja melintas di dekat logo PT PP Properti Tbk. (PPRO) di Jakarta, Kamis (20/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA – PT PP Properti Tbk. (PPRO) melalui proyek Louvin Apartment memulai proses serah terima unit hunian tower 1 kepada konsumen pada 23 Desember 2023

Proses serah terima dilakukan secara bertahap seiring dengan penyelesaian pembangunan proyek hunian yang berlokasi di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Corporate Secretary PPRO Afrilia Pratiwi mengatakan bahwa sebanyak 826 unit hunian di tower 1 mulai diserahterimakan pada 23 sampai dengan 29 Desember 2023 kepada konsumen. 

“Louvin Apartment menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat yang ingin tinggal di apartemen sebagai rumah kedua yang memiliki fasilitas pendukung modern seperti co-working space,” ujarnya dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (27/12/2023). 

Menempati lahan seluas 1,3 hektar, hunian berkonsep premium student apartment ini terdiri atas 3 tower dengan jumlah unit bervariasi dari total 33 lantai.

Afrilia menuturkan selain mendapatkan fasilitas hunian yang nyaman, konsumen Louvin juga mendapatkan potensi keuntungan dari investasinya. Hal ini dikarenakan harga pada saat diluncurkan hingga saat ini telah mengalami kenaikan hingga 12%.

“Kami selalu berusaha memberikan nilai tambah bagi konsumen yang telah mempercayakan investasinya. Komitmen ini kami wujudkan bukan hanya dengan memberikan produk terbaik yang nyaman tetapi juga potensi keuntungan secara wajar,” tuturnya.

Sebagai informasi, PPRO mencatatkan kinerja negatif sepanjang kuartal III/2023 usai berbalik rugi Rp116,63 miliar dari sebelumnya laba Rp5,80 miliar pada periode tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2023, PPRO mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp371,05 miliar per kuartal III/2023. Angka tersebut turun 71,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,28 triliun. 

Pendapatan usaha PPRO terdiri dari penjualan real estat, dan pendapatan properti. Adapun penjualan real estat terdiri dari segmen apartemen, dan tanah. Sementara pendapatan properti terdiri dari hotel, biaya layanan penyewa, dan sewa. 

Secara rinci penjualan apartemen ambles 82,06% menjadi Rp206,11 miliar. Kemudian penjualan tanah meningkat 232,04% menjadi Rp16,46 miliar. 

Adapun pendapatan dari segmen hotel meningkat 18,8% menjadi Rp133,29 miliar, biaya layanan penyewa turun 11,11% menjadi Rp21,13 miliar, dan sewa turun 6,48% menjadi Rp14,05 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper