Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Batu Bara SGER Bagi Dividen Saham Rp590,46 Miliar, Cek Jadwalnya

Emiten batu bara, PT Sumber Global Energy Tbk. (SGER) akan membagikan dividen saham dengan menerbitkan saham baru 264,44 juta saham atau setara Rp590,46 miliar.
Emiten batu bara, PT Sumber Global Energy Tbk. (SGER) akan membagikan dividen saham dengan menerbitkan saham baru 264,44 juta saham atau setara Rp590,46 miliar. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Emiten batu bara, PT Sumber Global Energy Tbk. (SGER) akan membagikan dividen saham dengan menerbitkan saham baru 264,44 juta saham atau setara Rp590,46 miliar. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten batu bara, PT Sumber Global Energy Tbk. (SGER) bersiap untuk membagikan dividen saham dengan menerbitkan saham baru sebanyak 264.443.583 (264,44 juta) saham atau setara Rp590,46 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), dividen tersebut berasal dari saldo laba perseroan yang belum ditentukan penggunaannya atau 77,64 persen dari laba 31 Desember 2022 sebesar Rp760,52 miliar.

Adapun rasio pembagian dividen saham sebesar 16:1. Artinya, setiap pemegang 16 saham lama akan memperoleh satu dividen saham. Pembagian dividen saham dilakukan dengan pembulatan ke bawah (round down), dan SGER tidak akan mengeluarkan saham yang tidak dapat ditentukan kepemilikannya (saham sisa).

Jumlah saham yang akan dibagikan berdasarkan harga pasar saham SGER pada penutupan perdagangan satu hari Bursa sebelum tanggal keterbukaan informasi pembagian dividen saham tertanggal 22 September 2023, yaitu sebesar Rp2.300 per saham.

"Nilai ini hanyalah asumsi, sehingga untuk kepastian jumlah, nilai dan rasio dari dividen saham yang akan dibagikan kepada para pemegang saham akan mengacu pada keputusan RUPSLB," tulis manajemen SGER dikutip Senin, (25/9/2023).

Oleh sebab itu, SGER akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 31 Oktober 2023 untuk memutuskan jumlah, nilai dan rasio dari dividen saham yang akan dibagikan.

Pemegang saham yang berhak menghadiri RUPSLB adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per tanggal 6 Oktober 2023 (recording date) sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Direktur Utama SGER Welly Thomas mengatakan, pembagian dividen saham ini selain untuk memperkuat struktur permodalan perseroan juga merupakan bentuk apresiasi SGER atas kepercayaan investor terhadap fundamental perusahaan.

"Diharapkan juga pembagian dividen saham yang berasal dari kapitalisasi saldo laba ini jumlah saham perseroan yang beredar di pasar akan semakin meningkat sehingga perdagangan saham perseroan di BEI akan menjadi lebih likuid," kata dia.

Sebelumnya, emiten yang bergerak di bisnis batu bara ini, telah membagikan dividen interim sejumlah Rp115,01 miliar atau Rp28 per saham yang berasal dari laba bersih pada semester I/2023. Cum dividen interim telah jatuh pada 4 September 2023 lalu, dan dividen interim dibagikan pada Jumat (22/9/2023). 

Menilik kinerja keuangannya, SGER membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp611,65 miliar. Realisasi tersebut meningkat 28,45 persen secara year-on-year (YoY) dari laba bersih semester I/2022 Rp476,17 miliar. 

Sementara itu, pendapatan SGER sebesar Rp6,03 triliun atau naik 69,93 persen YoY dari periode sama 2022 sebesar Rp3,55 triliun.

Adapun beberapa rencana kerja SGER ke depannya diantaranya yaitu meningkatkan volume perdagangan batu bara guna memenuhi permintaan dari beberapa PLTU di berbagai negara di Asean.

Selain itu, SGER akan mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT) berupa wood pellet, pengembangan tambang batu gamping atau limestone yang merupakan bahan pembantu di industri pengolahan nikel di entitas anak, serta membangun infrastruktur yang diperlukan untuk menunjang kegiatan usaha. 

Jadwal Pembagian Dividen Saham SGER

  • RUPSLB: 31 Oktober 2023
  • Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 8 November 2023
  • Cum dividen di pasar tunai: 10 November 2023
  • Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 9 November 2023
  • Ex dividen di pasar tunai: 13 November 2023
  • Recording date: 10 November 2023
  • Permohonan pencatatan saham tambahan ke BEI: 21 November 2023
  • Pembagian dividen kepada pemegang saham: 1 Desember 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper