Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Dibuka Fluktuatif, Saham MAPA Melejit Usai Stock Split

Selain lonjakan saham MAPA, duo emiten rokok HMSP dan GGRM juga menguat pada awal pembukaan IHSG hari ini.
Karyawan beraktivitas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (6/3/2023). Bisnis/Suselo Jati
Karyawan beraktivitas di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Senin (6/3/2023). Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan fluktuatif pada awal perdagangan hari ini, Jumat (21/7/2023). 

Berdasarkan data RTI, pada 09.01 WIB, IHSG melemah 0,07 persen atau 5,14 poin ke 6.859,04. Sebanyak 165 saham menguat, 100 saham melemah, dan 244 saham stagnan. Kapitalisasi pasar Bursa parkir di Rp9.941,64 triliun. Namun, pada 09.04 WIB, IHSG berbalik ke zona hijau dengan menguat 0,06 persen ke 6.868,62. 

Saham PT Panca Global Kapital Tbk. (PEGE) menempati posisi atas top gainers dengan lonjakan hingga 25 persen ke harga Rp615. Sementara itu, saham PT Mitra Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) juga melejit 4,20 persen ke harga Rp745. Saham MAPA melejit setelah melakukan pemecahan saham atau stock split 1:10 dari nominal Rp 100 per saham menjadi Rp 10 per saham pada 20 Juli 2023. 

Lebih lanjut dua saham emiten rokok tampak mengepul pagi ini. Saham GGRM naik 0,70 persen ke harga Rp28.600, sedangkan saham HMSP menguat 2,17 persen ke harga Rp940 hingga 09.12 WIB. 

Adapun IHSG diprediksi menguat pada perdagangan hari ini. Namun investor juga direkomendasikan hati-hati terhadap potensi koreksi IHSG lantaran pelemahan di bursa Amerika Serikat.

Analis Senior Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pola pergerakan IHSG pada akhir pekan terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya, peluang kenaikan jangka pendek masih terlihat pada IHSG hari ini.

“Laju IHSG juga didorong oleh terjadinya capital inflow yang telah tercatat secara year-to-date, sehingga jika terjadi koreksi maka momentum masih dapat dimanfaatkan oleh investor jangka menengah hingga panjang untuk melakukan akumulasi pembelian,” jelas William dalam risetnya, Jumat (21/7/2023).

William memprediksi IHSG hari ini akan bergerak di rentang 6.737 – 6.898. Adapun saham-saham yang menjadi rekomendasi adalah PWON, BBNI, GGRM, BMRI, BSDE, AKRA, LSIP, dan EXCL.

Dari luar negeri, melansir Reuters pada Jumat (21/7/2023), Departemen Tenaga kerja AS melaporkan jumlah warga yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran baru turun pekan lalu, meskipun penurunan ini kemungkinan dibesar-besarkan oleh kesulitan penyesuaian data dengan pola musiman.

Klaim tunjangan pengangguran baru turun 9.000 ke 228.000 pekan lalu. Sementara itu, klaim pengangguran lanjutan naik 33.000 ke level 1,754 juta.

Klaim pengangguran baru jauh di bawah level 280.000 yang menurut para ekonom akan menandakan perlambatan yang signifikan dalam pertumbuhan lapangan kerja mengingat besarnya pasar tenaga kerja AS.

Dengan data ini, pasar memperkirakan the Fed akan menaikkan suku bunga untuk terakhir kalinya pada akhir pertemuan kebijakan 25-26 Juli pekan depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper