Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menerima kedatangan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair di Kementerian BUMN, Jumat (21/7/2023) untuk membahas masa depan transformasi BUMN.
Erick mengatakan bahwa pertemuan keduanya pada siang tadi membahas perihal peta jalan atau roadmap BUMN 2024—2034. Erick meyakini bahwa transformasi perusahaan pelat merah terus berlanjut, meski terjadi pergantian presiden dan menteri.
"Kalau tadi kita bicara mengenai roadmap 2024—2034, beliau ingin diskusi seperti apa, ya saya yakin kan, terlepas nanti ada pergantian Menteri," kata Erick saat ditemui di Kementerian BUMN, Jumat (21/7/2023).
Erick menyebut bahwa keinginan Tony terpusat dalam perbaikan bisnis BUMN yang sudah dilakukan sejak 2019 dapat dimaksimalkan.
Lebih lanjut, Erick menuturkan terkait dengan kerja sama antara BUMN dan Tony Blair Institute yang sudah berjalan selama tiga tahun dipandang semakin memperkokoh transformasi bisnis perseroan.
"Kan memang kita sejak tiga tahun yang lalu sudah ada kerja sama dengan Tony Blair Institute, bagaimana kita bisa mereformasi dari kementerian BUMN ini," ujarnya.
Baca Juga
Atas kerja sama tersebut, perusahaan-perusahaan BUMN telah berhasil membentuk Special Delivery Unit Team yang tugasnya memastikan setiap pembangunan proyek strategis BUMN dilaksanakan dengan baik.
"Dan ada sukses story yang memang Tony Blair yang waktu itu sebagai Prime Minister mengimplementasi di kantor Perdana Menteri-nya yaitu salah satunya special delivery unit team," ucap Blair.