Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

6 Saham Ini Diprediksi Cuan saat IHSG Berpeluang Rebound

BNI Sekuritas memprediksi IHSG hari ini berpotensi menguat di kisaran 6.720-6.830.
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (20/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang rebound ke level 6.830 pada perdagangan hari ini, Rabu, (10/5/2023).  

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan IHSG diproyeksi mengalami tren bearish, selama di bawah 6.815. Jika IHSG bisa ditutup harian di bawah 6.815, maka masih berpeluang terkoreksi dengan target 6.733 dan 6.644. Namun apabila IHSG berakhir di atas 6.815, peluang menuju 6.851 hingga 6.971. 

"Level resistance IHSG hari ini berada 6.792, 6.807, 6.851, 6.891, dengan support 6.762, 6.733, 6.703, 6.643. Sementara perkiraan range di 6.720-6.830," terang Andri dalam riset harian, Senin, (8/5/2023).

Pada perdagangan Selasa, (9/5/2023), Wall Street mengalami penurunan. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sebesar 0,17 persen, begitu juga dengan S&P 500 yang turun sebesar 0,46 persen, sementara indeks Nasdaq juga terkoreksi sebesar 0,63 persen.

Investor bersiap menghadapi laporan inflasi yang akan dirilis pekan ini, serta perkembangan batas utang Amerika Serikat. Saham Lucid, PayPal, dan Skyworks terkoreksi setelah laporan keuangan triwulan mereka dirilis. Sementara itu, Palantir naik 23 persen setelah menyampaikan laporan kinerja yang kuat dan target yang optimis.

Adapun, bursa Asia Pasifik mengalami pelemahan. Kemarin sebagian besar bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami koreksi. Di antara yang mencatat penurunan cukup signifikan adalah Hang Seng dan SSE Composite Index, di sisi lain Nikkei dan IHSG mengalami penguatan. 

China mencatat surplus neraca perdagangan sebesar US$90,2 miliar pada April 2023, lebih tinggi dari perkiraan. Sedangkan Household spending Jepang pada Maret 2023 turun 1,9 persen secara year-on-year (YoY), dibandingkan perkiraan sebesar 0,4 persen YoY. 

Dari dalam negeri, IKK Indonesia pada April 2023 mencapai 126,1, naik dibandingkan bulan sebelumnya.

Berikut 6 saham pilihan BNI Sekuritas untuk perdagangan hari ini:

BMRI: 

  • Resist: 5.125/5.225/5.325/5.475. 
  • Support: 5.025/4.950/4.900/4.780. 
  • Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target 5.225/5.325 stop loss below 4.950.

TLKM: 

  • Resist: 4.100/4.190/4.250/4.330. 
  • Support: 4.030/4.000/3.940/3.880. 
  • Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target 4.150/4.190 stop loss below 4.000.

MDKA: 

  • Resist: 3.400/3.490/4.600/4.770. 
  • Support: 3.270/3.240/3.040/2.950. 
  • Rekomendasi: BUY 3.300-3.350 target 3.490/3.600 stop loss di bawah 3.240.

JSMR: 

  • Resist: 3.540/3.570/3.630/3.700. 
  • Support: 3.460/3.420/3.350/3.310. 
  • Rekomendasi: BUY IF BREAK 3.510 target 3.570/3.630 stop loss di bawah 3.400.

ASII: 

  • Resist: 6.375/6.450/6.575/6.700. 
  • Support: 6.250/6.150/6.025/6.000. 
  • Rekomendasi: AKUMULASI BUY target 6.450/6.500 stop loss di bawah 6.175.

EMTK: 

  • Resist: 730/745/760/800. 
  • Support: 715/705/685/650. 
  • Rekomendasi: AKUMULASI BUY target 735/750 stop loss di bawah 675.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rizqi Rajendra
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper