Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Said Aqil Tambah Jabatan, Kini jadi Komisaris Utama IBFN

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 PT Intan Baru Prana Tbk. (IBFN) mengangkat Said Aqil selaku komisaris utama perseroan.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 PT Intan Baru Prana Tbk. (IBFN) mengangkat Said Aqil selaku komisaris utama perseroan. /JIBI-Dwi Prasetya
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 PT Intan Baru Prana Tbk. (IBFN) mengangkat Said Aqil selaku komisaris utama perseroan. /JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Said Aqil Siradj menambah jabatan baru selaku komisaris. Terkini, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022 PT Intan Baru Prana Tbk. (IBFN) mengangkat Said Aqil sebagai komisaris utama perseroan.

Direktur Intan Baru Prana Petrus Halim menyampaikan RUPST melakukan perubahan pengurus IBFN. Salah satunya mengangkat Said Aqil sebagai Komisaris Utama IBFN, dan Alexander Reyza sebagai Komisaris IBFN. Namun, pengangkatan Alexander Reyza baru efektif pada 6 November 2023.

Petrus mengakui pihaknya sudah mengenal lama sosok Said Aqil sebelum memutuskan mengangkatnya sebagai komisaris. Diharapkan kehadiran mantan Ketua PBNU dan MUI tersebut dapat memberikan terobosan bagi IBFN, yang kini perpindah haluan bisnis menjadi perusahaan perdagangan dari sebelumnya pembiayaan.

"Kami sudah kenal 2-3 tahun dengan Bapak Said Aqil. Beliau sosok arif dengan kematangan kepemimpinan, dan jaringan yang luas sehingga diharapkan memberikan konstribusi sudut pandang berbeda yang menjadi terobosan bagi IBFN," jelasnya dalam paparan publik insidentil selepas RUPST 2022, Jumat (5/5/2023).

Intan Baruprana sebelumnya bernama PT Intan Baruprana Finance Tbk. yang berdiri pada tahun 1991 berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 19 tanggal 4 September 1991. IBFN merupakan salah satu perusahaan multifinance di Indonesia dengan kegiatan usaha utama pembiayaan alat berat.

Perseroan merupakan bagian dari PT Intraco Penta Tbk. (INTA) sejak tahun 2003 dan menjadi entitas anak yang mendukung bisnis alat berat yang dijalankan INTA Grup.

Pada 31 Januari 2022, perseroan mendapat Surat Keputusan dari OJK melalui surat No. KEP-8/D.05/2022 berkaitan dengan pencabutan izin usaha sebagai perusahaan pembiayaan. Dengan dicabutnya izin usaha, IBFN diwajibkan menghentikan kegiatan usaha sebagai perusahaan pembiayaan yang berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Usai mengantongi restu Pemegang Saham untuk menjalankan lini usaha baru yang selaras dengan kompetensi bisnis INTA Grup pada RUPSLB pada 2 Februari 2023 yang lalu, yakni menjadi perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan alat pengangkutan komersial, IBFN tengah menyiapkan sejumlah ekspansi guna menjaga kelangsungan kinerja.

Sebagai langkah awal, IBFN melakukan kerjasama dengan PT Pratama Wana Motors (PWM) untuk perdagangan alat pengangkutan komersial dengan merek TATA.

Pemegang saham mayoritas IBFN saat ini adalah PT Intraco Penta Tbk sebesar 55,07 persen, diikuti oleh PT Inta Trading sebesar 17,23 persen, Ferry Sudjono sebesar 6,64 persen serta masyarakat Lainnya (kepemilikan masing- masing kurang dari 5 persen) sebesar 21,06 persen.

Profil Said Aqil Siroj

Selain di IBFN, Said Aqil tercatat menjalankan peran komisaris di berbagai perusahaan. Pria yang lahir di Cirebon pada 3 Juli 1953 ini bergabung dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) sejak 2021 sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen sejak 3 Maret 2021 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-64/MBU/03/2021.

Said Aqil Siradj juga resmi menjadi Komisaris Utama PT MNC Televisi Network (iNews) dan PT MNC Portal Indonesia (MPI) pada 15 September 2022.

Sebelumnya, Said Aqil menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia pada 2000-2005. Kemudian juga Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada 2010-sekarang. Dan terakhir menjadi Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila pada 2017- sekarang.

Sejumlah jabatan lain yang kini diembannya antara lain Dewan Pengarah Indonesia National Plastic Action Partnership sejak 2019, Ketua Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa (FKKB) sejak 2018, Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK) sejak 2020, dan Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) sejak 2011.

Pendidikan Said Aqil ialah S1 Ushuluddin dan Dakwah, Universitas King Abdul Aziz pada tahun 1982. Selanjutnya, S2 Perbandingan Agama, Universitas Umm Al-Qura pada tahun 1987. Kemudian lulusan S3 Aqidah / Filsafat islam di Universitas Umm Al-Qura pada tahun 1994.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper