Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

INTA Pacu Penjualan Alat Berat di Balikpapan

PT Intraco Penta Tbk. (INTA) berupaya memacu penjualan alat berat pada awal 2023
PT Intraco Penta Tbk. (INTA) berupaya memacu penjualan alat berat pada awal 2023 /JIBI-Dwi Prasetya
PT Intraco Penta Tbk. (INTA) berupaya memacu penjualan alat berat pada awal 2023 /JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten alat berat PT Intraco Penta Tbk. (INTA) berupaya memacu penjualan pada awal 2023, terutama di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur.

Petrus Halim, Direktur Utama INTA, menyampaikan INTA menggelar One Day Sales dengan konsep lelang tertutup yang melibatkan 50 perusahaan pertambangan dan konstruksi. Perusahaan mitra tersebut telah lama menjadi pelanggan loyal INTA. 

"Sebelum kegiatan dilaksanakan, 2 minggu yang lalu para customer diundang untuk melihat langsung serta melakukan uji coba unit yang INTA tawarkan di lelang nanti," jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (23/2/2023).

INTA memamerkan dan menawarkan 50 unit produk dari merek alat berat seperti Volvo, Komatsu, Hamm, Hino, Mahindra, Doosan. One Day Sales ini bertujuan untuk menjalin relasi dengan para customer loyal INTA serta memberikan produk pilihan ex-rental asset INTA kepada pelanggan.

One Day Sales merupakan bagian dari rangkaian kegiatan INTA di Balikpapan setelah sebelumnya INTA melakukan peresmian fasilias Component Rebuild Center (CRC) produk LiuGong asal China. Fasilitas CRC bertujuan menunjang layanan purna jual alat berat.

Sebelumnya, Intraco Penta menargetkan penjualan seluruh alat berat, termasuk sparepart, mencapai Rp1,5 triliun pada 2023.

Group Chief Financial Officer Intraco Penta Willianto Febriansa mengatakan pihaknya cukup optimistis terhadap tren penjualan alat berat di tahun 2023, di tengah tingginya harga komoditas.

"Untuk tahun depan, kami cukup optimistis terhadap tren penjualan tahun depan di 2023, di tengah tingginya harga komoditas terutama batu bara dan nikel," kata Willianto dalam paparan publik, dikutip Minggu (18/12/2022).

Dia berharap top line INTA pada 2023 dapat mencapai Rp1,5 triliun. Menurutnya, target tersebut meningkat dibandingkan target tahun 2022 yang sebesar Rp657 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper