Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Rupiah Ditutup Melemah, Nyaris Balik ke Level Rp15.000

Saat rupiah hari ini melemah, mata uang lain di kawasan Asia ditutup bervariasi. Yen Jepang naik 0,23 persen, sementara dolar Singapura turun 0,20 persen.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 27 Januari 2023  |  15:44 WIB
Rupiah Ditutup Melemah, Nyaris Balik ke Level Rp15.000
Karyawati menghitung uang rupiah di salah satu kantor cabang PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. di Jakarta, Selasa (16/8/2022). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup melemah ke level 14.985,5 pada perdagangan hari ini, Jumat (27/1/2023). Rupiah melemah bersama mayoritas mata uang Asia lainnya.

Mengutip data Bloomberg pukul 15.00 WIB, rupiah ditutup melemah 0,25 persen ke Rp14.985,5 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS menguat 0,17 persen ke 102,01.

Sementara itu, mata uang lain di kawasan Asia ditutup bervariasi. Yen Jepang naik 0,23 persen, dolar Singapura turun 0,20 persen, dolar Taiwan turun 0,17 persen, won Korea Selatan turun 0,02 persen, dan peso Filipina turun 0,10 persen.

Kemudian rupee India turun 0,04 persen, yuan China melemah 0,25 persen, ringgit Malaysia naik 0,16 persen, dan baht Thailand turun 0,17 persen.

Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan dolar menguat terhadap mata uang lainnya, setelah data menunjukkan ekonomi AS mempertahankan laju pertumbuhan yang kuat pada kuartal keempat. Hal ini mendukung Federal Reserve AS untuk mempertahankan sikap hawkish lebih lama.

Sementara itu, dari dalam negeri Ibrahim melihat sentimen datang dari pondasi perekonomian yang masih kuat. Konsumsi, investasi, dan ekspor diperkirakan dapat menggerakkan perekonomian nasional.

Hal ini terlihat dari tingkat pengangguran dan kemiskinan Indonesia yang turun menjadi 5,8 persen pada Agustus 2022, dan penurunan kemiskinan menjadi 9,54 persen pada Maret 2022 dan

Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa tumbuh di atas 5 persen sepanjang 2022, dan diperkirakan secara year-on-year (yoy) bisa mencapai angka 5,3 persen.

Namun, beberapa ekonom memprediksi pertumbuhan ekonomi indonesia tahun ini akan sedikit di proyeksi pemerintah yaitu bisa tumbuh di atas 4,7 persen.

Adapun untuk perdagangan Senin depan (30/1/2023), Ibrahim memprediksi mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif, tetapi ditutup melemah di rentang Rp14.970-Rp15.030.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rupiah nilai tukar rupiah dolar as
Editor : Farid Firdaus

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top