Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pembatasan Ekspor CPO, Sinar Mas Agro (SMAR) Terdampak

Pembatasan ekspor CPO akan mempengaruhi kinerja PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR).
Produk minyak goreng dengan merek dagang filma. Minyak goreng merupakan salah satu produk dari PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. Pembatasan ekspor CPO akan mempengaruhi kinerja PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR). /smart-tbk.com
Produk minyak goreng dengan merek dagang filma. Minyak goreng merupakan salah satu produk dari PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. Pembatasan ekspor CPO akan mempengaruhi kinerja PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR). /smart-tbk.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pembatasan ekspor CPO akan berdampak pada kinerja emiten perkebunan Grup Sinar Mas, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR).

Investor Relations SMAR Pinta S. Chandra mengatakan pembatasan ekspor CPO akan mempengaruhi kinerja perusahaan ke depannya. Hal ini karena pendapatan perusahaan berasal dari penjualan domestik maupun ekspor.

"[Pembatasan ekspor CPO] akan berpengaruh, karena porsi penjualan kami antara lokal dan ekspor hampir seimbang," jelasnya saat dihubungi, Jumat (6/1/2023).

Pinta melanjutkan kebijakan pembatasan ekspor dapat memengaruhi sebaran penjualan. Meski demikian, kinerja SMAR secara langsung lebih dipengaruhi oleh pergerakan harga pasar internasional CPO dan permintaan dari negara pengimpor.

Pinta mengatakan pemerintah telah melakukan beberapa kali perubahan rasio kewajiban pasar domestik dan ekspor produk sawit. Kebijakan tersebut menyesuaikan dengan dinamika perubahan pasokan dan konsumsi dalam negeri.

"Kami mendukung penuh kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah dan terus memantau perkembangan situasi pasar," jelasnya.

Adapun, SMAR berkomitmen penuh untuk memasok kebutuhan dalam negeri dengan kuantitas yang dapat diserap oleh pasar domestik.

Pinta mengatakan dengan model bisnis terintegrasi secara vertikal, SMAR memiliki fleksibilitas untuk memanfaatkan aset operasional yang terintegrasi dan menyesuaikan operasinya sesuai dengan kebijakan dan peraturan yang berlaku.

"Hal ini termasuk mengoptimalisasi fasilitas dan kemampuan logistik serta portofolio produk yang beragam," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper