Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Rugi Sritex (SRIL) Mengecil Jadi Rp2,3 Triliun Kuartal III/2022

Rugi bersih Sritex (SRIL) tercatat turun 84,01 persen secara tahunan menjadi US$147,7 juta atau sebesar Rp2,36 triliun hingga kuartal III/2022.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  13:29 WIB
Rugi Sritex (SRIL) Mengecil Jadi Rp2,3 Triliun Kuartal III/2022
Seorang karyawan tengah menjahit seragam militer di pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk. Divisi garmen merupakan salah satu pilar usaha perusahaan tekstil berbasis di Solo tersebut. - sritex.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) atau Sritex mencetak penurunan penjualan sepanjang 9 bulan 2022, namun berhasil menipiskan kerugian secara tahunan. 

Sritex mencatatkan penjualan sebesar US$474,17 juta atau setara Rp7,46 triliun (kurs Jisdor Rp15.742 per dolar AS) sepanjang sembilan bulan 2022. Penjualan ini tercatat turun 25,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$637,1 juta.

Berdasarkan laporan keuangan, dikutip Kamis (1/12/2022), penjualan SRIL dikontribusikan dari pemintalan sebanyak US$284 juta, pertenunan US$35,9 juta, finishing kain US$81,8 juta, dan konveksi sebesar US$72,4 juta.

Turunnya penjualan perseroan juga turut menurunkan beban pokok penjualan 22,6 persen menjadi US$638,9 juta, dari US$826,2 juta.

Besar beban pokok penjualan tersebut membuat SRIL mencatatkan rugi bruto sebesar US$164,8 juta hingga kuartal III/2022. Rugi bruto ini lebih kecil bila dibandingkan semester I/2021 yang sebesar US$189,1 juta.

Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk SRIL juga tercatat turun 84,01 persen menjadi US$147,7 juta atau sebesar Rp2,36 triliun, dari US$924 juta di kuartal III/2021.

Adapun hingga akhir September 2022, SRIL mencatatkan jumlah aset sebesar US$1,04 miliar, turun dari akhir Desember 2021 sebesar US$1,2 miliar.

Jumlah liabilitas perseroan turun menjadi US$1,59 miliar di 30 September 2022, dari US$1,63 miliar di 31 Desember 2021. Sementara itu, jumlah ekuitas yang mengalami defisit modal naik menjadi minus US$547 juta di 9 bulan 2022, dari minus US$398,8 juta di akhir 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sritex emiten tekstil laporan keuangan
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top