Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Indeks Saham Cabai Rawit Berpotensi Naik, Simak Rekomendasinya

Indeks Small Mid Cap (SMC) Liquid pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mencetak kinerja positif dengan potensi rebound pada komoditas.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 29 November 2022  |  05:00 WIB
Indeks Saham Cabai Rawit Berpotensi Naik, Simak Rekomendasinya
Karyawan melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (10/8/2022). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Small Mid Cap (SMC) Liquid pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mencetak kinerja positif seiring dengan potensi rebound pada harga komoditas. Hal ini lantaran secara month-to-date (MtD) saham besar yang terkoreksi paling besar adalah saham energi.

Research Analyst di Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani mengatakan sejak satu bulan lebih harga komoditas seperti minyak dan batu baran kian menurun. Adanya koreksi pada pasar energi mpengaruhi kebanyakan harga saham IDX SMC LIQ yang ada di sektor energi.

Harga komoditas sendiri diperkirakan dapat rebound sampai akhir tahun dengan WTI Crude Oil dan New Castle Coal menjadi patokan untuk pasar komoditas Indonesia.

"Ketika harga komoditas mulai rebound, saham sektor energi  di IDX SMC LIQ yang punya bobot signifikan bisa diharapkan naik juga dan membuat kinerja indeks seluruhnya naik juga," ujar Arjun kepada Bisnis pada Senin (28/11/2022).

Secara keseluruhan, Arjun menilai prospek IDX SMC LIQ masih cukup baik dengan mayoritas saham terbersar dalam indeks rata-rata mengalami return yang tinggi. Arjun pun meyakini kinerja saham yang masih underperform dari IDX SMC LIQ dapat membaik sebelum akhir tahun.

Terkait dengan adanya momentum dari window dressing, Arjun menilai semua saham liquid dapat terpengaruh. Hampir semua saham yang berada dalam IDX SMC LIQ merupakan saham yang terkenal likuid dengan reputasi yang sudah estabilished.

Selain potensi rebound dari harga komoditas, sentimen window dressing juga akan berpengaruh terhadap saham IDX SMC LIQ dan mendorong kenaikan harga.

"Biasanya saham seperti ini ikut window dressing dan saham-saham tersebut di IDX SMC LIQ bukan eksepsinya," jelas Arjun.

Arjun merekomendasikan saham ITMG, PGAS, dan MEDC. ITMG mendapat rekomendasi dengan target harga di 43.325 dan support di level 36.500. PGAS dengan target harga 1.990 dan support di level 1.720. MEDC dengan target harga 1.335 dan support di level 915.

Hal senada juga diutarakan oleh Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana yang menyebut dari sisi teknikal pergerakan IDX SMC LIQ cenderung uptrend. Namun, Herditya mengingatkan IDX SMC LIQ secara jangka pendek rawan terkoreksi.

"Dari sisi teknikalnya secara garis besar pergerakan IDXSMC-LIQ masih cenderung uptrend, meskipun secara timeframe kecilnya diperkirakan IDXSMC-LIQ rawan koreksi untuk menguji area support di 374," ujar Herditya kepada Bisnis pada Senin (28/11/2022).

Berikut adalah saham yang direkomendasikan Herditya:
ACES
Speculative Buy, target price 610-680

BBTN
Buy on Weakness, target price 1600-1630

INTP
Buy on Weakness, target price 10.100-10.500

PTPP
Buy on Weakness, target price 955-1.030

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham rekomendasi saham bbtn komoditas
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top