Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Live

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 28 November 2022

IHSG hari ini diprediksi masih berpeluang rebound dengan target 7.091 (tercapai), 7.135, dan 7.250.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 28 November 2022  |  15:27 WIB
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, 28 November 2022
Karyawan melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang mengalami rebound pada Senin (28/11/2022), seiring IHSG yang masih berada dalam pola konsolidasi.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar menjelaskan, secara teknikal, peluang ini tercermin dari candle hanging man dan penutupan di bawah 5 Day MA. IHSG masih berada dalam trend bullish selama di atas 6.995. Indikator MACD bullish, stochastic bullish, di atas support 6.980, candle higher high.

Andri menilai jika bisa ditutup harian di atas 6.980, IHSG masih berpeluang rebound dengan target 7.091 (tercapai), 7.135, 7.250. Sementara itu, jika gagal, indeks rawan menuju 6.958, 6.894.

“Resistance pada perdagangan hari ini di level 7.087,7.107, 7.135, 7.178 dengan support 7.013, 6.987, 6.955, 6.917. Adapun perkiraan range pada perdaganan Senin di rentang 7.000 - 7.100,” tulis Andri dalam riset harian, Senin (28/11/2022).

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menjelaskan, pelemahan IHSG pada perdagangan Jumat melengkapi pergerakan IHSG yang terkoreksi 0,41 persen sepanjang pekan ini.

Maxi mengatakan, Sebagian besar indeks bursa regional Asia Pasifik mengalami penurunan. Tokyo melaporkan inflasi tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Sementara Singapura melaporkan penurunan industrial production sebesar 0,8 persen year-on-year (YoY) pada Oktober 2022, lebih baik dari ekspektasi.

Dari Amerika Serikat (AS), Dow Jones Industrial Average mencatat penguatan 0,45 persen akhir pekan lalu. Di sisi lain S&P 500 melemah tipis 0,03 persen begitu juga dengan Nasdaq yang terkoreksi 0,52 persen. Investor khawatir mengenai lockdown yang berkelanjutan di China. Negara tersebut meningkatkan pembatasan Covid setelah adanya peningkatan jumlah kasus dalam beberapa hari terakhir.

Adapun enam saham pilihan BNI Sekuritas untuk perdagangan Senin (28/11) ada BBNI, MDKA, SMGR, MPPA, ICBP, dan CPIN.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

15:21 WIB

IHSG ditutup turun 0,51 persen

IHSG terpantau melemah sebesar 0,51 persen yang membawanya ke posisi 7017,35, atau  turun 35,79 poin.

Posisi tersebut akibat melemahnya 327 saham, stagnannya 183 saham, dan hanya 196 saham yang menguat.

13:43 WIB

Sesi II, IHSG ambles 0,30 persen

IHSG masih tertekan dengan melemah 0,30 persen atau 21,32 poin ke 7.031,83. 

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 7.025,64-7.083,37,. 

11:51 WIB

Sesi I, IHSG anjlok 0,23 persen

IHSG melemah 0,23 persen atau 15,88 poin ke 7.037,26 pada akhir perdagangan sesi pertama. 

Sebanyak 207 saham menguat, 316 saham melemah, dan 172 saham stagnan. 

11:07 WIB

IHSG jatuh 0,15 persen

IHSG melemah 0,15 persen atau 10,39 poin ke 7.042,75 pada 11.08 WIB.

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 7.026,10-7.083,37. 

09:03 WIB

IHSG dibuka turun 0,28 persen

IHSG dibuka melemah 0,28 persen atau 19,91 poin ke 7.033,24 pada awal perdagangan hari ini. 

Sebanyak 188 saham menguat, 164 saham melemah, dan 202 saham stagnan. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG prediksi ihsg rekomendasi saham ihsg hari ini bni sekuritas
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top