Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Investor Ritel Star AM Naik 60 Persen, Mayoritas Reksa Dana Pasar Uang

Star Asset Management (STAR AM) menyebut terdapat peningkatan jumlah nasabah ritel hingga 60 persen terutama reksa dana pasar uang.
Warga mengakses informasi tentang reksa dana di Jakarta, Rabu (6/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Warga mengakses informasi tentang reksa dana di Jakarta, Rabu (6/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - PT Surya Timur Alam Raya atau Star Asset Management (STAR AM) menyebut terdapat peningkatan jumlah investor ritel hingga 60 persen terutama reksa dana pasar uang sejak awal tahun atau year-to-date (YtD).

Chief Executive Officer STAR AM Reita Farianti mengatakan STAR AM terus memperluas kanal distribusi yang dimiliki melalui Agen Penjual Reksadana (APERD) untuk meningkatkan penetrasi nasabah ritel. Strategi ini disebut efektif karena nasabah ritel meningkat 60 persen secara YtD.

Lebih lanjut, Reita mengatakan produk Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) tengah menjadi pilihan investasi menarik karena memiliki profil risiko relatif rendah dibanding reksadana lainnya. Apalagi dengan meningkatnya volatilitas pasar akibat sentimen global seperti resesi dan perang Rusia-Ukraina.

Selain itu, Reita menyebut prospek imbal hasil RDPU juga cukup menjanjikan ditengah kenaikan suku bunga BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) hingga 4,75 persen. Terlebih suku bunga diprediksi masih akan naik hingga akhir tahun.

Reita mengatakan berdasarkan data imbal hasil 1 bulan dari Infovesta per tanggal 25 Oktober 2022, indeks RDPU mencatatkan imbal hasil sebesar 0,24 persen secara Month-over-Month (MoM).

Angka ini berbanding terbalik dengan indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap (IRDPT), indeks Reksa Dana Campuran (IRDCP), dan indeks Reksa Dana Pendapatan Tetap (IRDPT) yang masing masing turun 0,90 persen, 0,48 persen, dan 0,97 persen secara MoM.

"Hal ini membuktikan jika imbal hasil RDPU mampu bersaing ditengah market yang memiliki volatilitas tinggi," ujar Reita kepada Bisnis pada Kamis (27/10/2022).

Sebagai informasi, STAR AM telah menyiapkan produk – produk reksa dana baru yang akan dirilis pada sisa tahun ini. Saat ini STAR AM tengah menggarap 2 produk reksa dana terproteksi.

“Kami masih mencari underlying yang cocok dengan tenor sesuai profil. Bila permohonan izinnya lancar, dua produk ini akan digarap pada kuartal IV/2022,” ujar Rieta dalam Konferensi Pers STAR AM dan Bank Sinarmas, Selasa (4/10/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper