Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Metropolitan (MKPI) Raup Recurring Income Rp810 Miliar dari Mal Pondok Indah

Kontribusi recurring income dari segmen Mal yang dikelola Metropolitan Kentjana (MKPI) mencapai Rp810 miliar per September 2022.
Area pintu masuk Pondok Indah Mall (PIM) di Jakarta Selatan. PIM merupakan salah satu portofolio pusat perbelanjaan yang dikelola PT Metropolitan Kentjana Tbk./pondokindahgroup.co.id
Area pintu masuk Pondok Indah Mall (PIM) di Jakarta Selatan. PIM merupakan salah satu portofolio pusat perbelanjaan yang dikelola PT Metropolitan Kentjana Tbk./pondokindahgroup.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pengembang kawasan Pondok Indah PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI) menyebut recurring income atau pendapatan berulang berkontribusi hingga 90 persen dari revenue perseroan. Adapun sebanyak Rp810 miliar diperoleh dari recurring income pada Mal Pondok Indah.

Wakil Direktur Utama MKPI Jeffri Tanudjaja mengatakan kontribusi recurring income dari segmen Mal mencapai Rp810 miliar per September 2022. Kemudian untuk segmen lain-lain seperti hotel, apartemen, perkantoran, dan waterpark mencapai Rp465 miliar. Sedangkan pendapatan dari non-recurring income tercatat mencapai Rp107 miliar.

Hal ini berarti segmen mall berkontribusi hingga 63,5 persen, segmen lain-lain sebanyak 28,7 persen, dan non-recurring sebanyak 7,8 persen.

"Utamanya [pendapatan] kita dari recurring, tapi untuk non-recurring masih ada karena kita masih ada penjualan apartemen," ujar Jeffri kepada Bisnis pada Rabu (26/10/2022).

Jeffri juga mengatakan MKPI berharap kondisi daripada segmen Mal dapat membaik pada tahun depan. Ia memberi contoh Pondok Indah Mall 3 yang masih belum terisi sepenuhnya, sehingga mempengaruhi pendapatan perseroan.

Selain itu, MKPI juga akan menyelenggarakan beberapa acara untuk menggenjot jumlah pengunjung Mal. Beberapa acara tersebut adalah Jakarta Fashion Week dan Wheel of Death. Nantinya acara ini diharapkan dapat meningkatan transaksi antara pengunjung dengan penyewa.

"Sampai tahun ini kami memang banyak mengandalkan dari recurring income, tapi tahun depan mudah-mudahan ya kalau pasar properti sedang membaik kita ada rencana launch lagi beberapa kluster perumahan," jelas Jeffri.

Sebagai informasi, MKPI sebelumnya memutuskan untuk membagikan dividen untuk tahun buku 2021 sebesar Rp110,93 miliar atau Rp117 per saham sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper