Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investor Dubai Indo Finores DMCC Akumulasi Saham BUMI Rp1,32 Triliun

Indo Finores DMCC (Dubai Multi Commodities Centre) mengungkapkan saat ini memiliki 22,57 miliar saham Bumi Resources (BUMI) atau setara 17,53 persen.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  18:31 WIB
Investor Dubai Indo Finores DMCC Akumulasi Saham BUMI Rp1,32 Triliun
Operasional tambang batu bara kelompok usaha Bumi Resources. - bumiresources.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten batu bara Grup Bakrie PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) mengungkapkan identitas salah satu pemegang saham perseroan dari jalur penukaran obligasi wajib konversi (OWK) dan pembelian saham, yakni Indo Finores DMCC . 

Berdasarkan keterbukaan informasi BUMI, Senin (3/10/2022), Dhrumil Shah mewakili Indo Finores DMCC (Dubai Multi Commodities Centre) menjelaskan, saat ini perusahaan memiliki 22,57 miliar saham BUMI atau setara 17,53 persen.

Akumulasi saham BUMI dilakukan lewat penukaran OWK dengan harga bervariasi dan bertahap pada 17 Februari 2022, 28 Maret 2022, dan 13 September 2022.

Selain OWK, perusahaan melakukan pembelian saham BUMI pada 23 Juni 2022 sampai 13 September 2022. Adapun harga pembelian per saham tak diungkapkan. Namun, secara keseluruh nilai transaksi akumulasi saham BUMI ini mencapai Rp1,32 triliun. 

Indo Finores menjelaskan, tujuan dari transaksi tersebut adalah untuk investasi dengan kepemilikan tidak langsung atau atas nama NBS/UBS Clients.

NBS Clients sebelumnya tercatat menjadi pemegang saham pengendali BUMI dengan kepemilikan saham sebanyak 9,3 persen atau 13,10 miliar saham.

Usai laporan transaksi tersebut, saham BUMI hari ini berhasil melanjutkan kenaikan 5 poin atau 3,65 persen ke posisi Rp142. Sebelumnya, pada awal September 2022, harga saham BUMI sempat mencapai posisi Rp216 per saham, hingga kemudian turun ke Rp132 pada 28 September 2022.

Dalam sebulan, sahamnya masih mencatatkan penurunan hingga 27,92 persen. Namun, jika dilihat secara tahun berjalan, harga saham BUMI berhasil naik 111,94 persen, dan dalam setahun, harga sahanya tumbuh 162,96 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Grup Bakrie bumi resources transaksi saham emiten batubara obligasi wajib konversi
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top